EXPONTT.COM, KUPANG – Anggota DPRD Provinsi NTT, Yunus Takandewa kembali dipercaya memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) NTT periode 2026-2030.
Yunus Takandewa ditetapkan sebagai Ketua Pengprov PSTI NTT dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Luar Biasa Persatuan Sepak Takraw NTT Tahun 2026 yang dipimpin langsung Sekjen Pengurus Besar (PB) PSTI Pusat, Prof. Nukhrawi Nawir bersama Sekretaris Sidang Drs. Ambo dan Anggota Lukman Hakim di Aula Hotel Amaris Kupang, Selasa, 3 Februari 2026
Forum Musyawarah Provinsi Luar Biasa PSTI juga menetapkan Yunus Takandewa sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan Pengprov PSTI NTT periode 2025-2030 selama kurang lebih 1 bulan dan akan dilantik oleh Ketua Umum PB PSTI H. Surianto dalam waktu dekat.
Pantauan MEDIA, pembukaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa PSTI NTT berlangsung meriah dengan pesan budaya yang kuat. Hadir saat itu Sekretaris KONI NTT Lambertus Ara Tukan bersama jajaran, perwakilan dari pengurus Pengprov antara lain Dr. Frans Sales dari cabang olahraga Atletik, Renang, Kricket, Taekwondo, Atletik, Bola Tangan dan lain sebagianya.
Musprov Luar Biasa PSTI NTT itu juga dihadiri 7 delegasi dari Pengcab PSTI tingkat kabupaten/kota, para peninjau dan juga tamu udangan lain serta media massa.
Target Sumbangkan Medali PON 2028
Sekjen Pengurus Besar (PB) PSTI Pusat, Prof. Nukhrawi Nawir dalam sambutannya berharap Ketua Pengprov PSTI NTT Yunus Takandewa PSTI dapat menjalankan amanat organisasi, bekerja keras dan meningkatkan semangat juang atlet-atlet Cabor Sepak Takraw NTT sehingga dapat mempersembahkan prestasi terutama raihan medali diajang PON XXII tahun 2028 di NTT.
Untuk mencapai itu maka Prof.Nukhrawi menyarankan agar melalui Pengprov PSTI NTT dapat digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) mengikutkan atlet-atlet sepak takraw dari kabupaten/kota sehingga dapat disaring atlet-atlet terbaik untuk nanti menjadi wakil NTT yang bersaing diajang PON 2028 mewakili daerah.
Dia juga berterima kasih kepada Yunus Takandewa sebagai Ketua dan jajaran Pengurus Pengprov NTT periode 2020-2025 yang telah menjalankan tugas dengan baik meski masih terdapat berbagai hambatan terutama anggaran dan berpartipasi gelaran event dilevel regional nasional maupun internasional.
Meski demikian, Prof. Nukhrawi juga memberikan apresiasi kepada dua atlet Cabor Sepak Takraw NTT yang telah menyumbang medali perunggu bagi provinsi NTT diajang PON Aceh 2024.
Tidak hanya itu, Ia juga mendorong pembinaan atlet, meningkatakan persiapan PSTI menuju pelaksanaan PON, bersinergi dengan KONI dan pengurus kabupaten/kota serta membangun gerakan bersama melahirkan atlet-atlet Sepak Takraw NTT dengan melibatkan diri dalam berbagai kejuaraan.
“Untuk peningkatan prestasi, saya juga mendorong perlunya tranfer pelatih dan atlet kita, agar terlibat dalam Kerjuda, Porprov dan lain sebagainya. Saya yakin sebagai anggota DPRD NTT, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, pak Yunus bisa lakukan yang terbaik untuk kemajuan olahraga Sepak Takraw di provinsi NTT, “ ajak Prof. Nukhrawi optimis.
KONI NTT Bangga
Sementara Sekrtaris KONI NTT Lambertus Ara Tukan menyampaikan proficiat kepada Ketua dan jajaran Pengurus pengprov PSTI NTT selama 5 tahun sebelumnya berkontirbusi terhadap kemajuan olaraga di NTT.
Terima kasih juga disampaikan karena dengan kerja keras pengurus dan pembinaan yang maksimal maka Cabor Sepak Takraw NTT melalui Arfita Tobo dan Rolin Benu berhasil meraih satu (1) keping medali perunggu usai kalah di babak semifinal melawan Tim DE Sepak Takraw Provinsi Jambi di ajang PON Aceh 2024
Dikatakan PON Aceh 2024, KONI NTT hanya mengikutkan 9 Cabang Olahraga dan berhasil mengoleksi 36 medali termasuk medali perunggu dari Cabor Sepak Takraw.
Dia berharap kedepan Pengprov PSTI NTT dapat mengelola cabang olahraga itu secara profesional dengan meningkatkan aspek adiminstrasi, manajemen, juga meningkatkan komunikasi dengan lintas stakholders terutama pemerintah, DPRD dan manajemen internal sehingga menghasilkan kualifikasi atlet yang bisa bersaing dilevel regional dan nasional bahkan internasional
“Saya percaya pengalaman Pak Yunus selama 5 tahun menjadi ketua hingga periode kedua ini nanti lebih baik dalam mengelola, membagi tupoksi, pengendalian serta pengawasan terutama dengan relasi dan kapasitas yang ada sehingga cabor Sepak Takraw bisa menyumbang lebih banyak medali untuk provinsi NTT diajang PON XXII tahun 2028 nanti,” ujarnya.
Saat itu juga Lambertus mengatakan ditengah keterbatasan anggaran, KONI NTT akan terus mempelopori dan menyelenggarakan berbagai kegiatan Kejurda menyongsong perhelatan pra- PON dan penyelenggaraan PON dimana NTT dan NTB sebagai tuan rumah.
Dia yakin NTT dan NTB akan menjadi tuan rumah yang baik, profesional, mengutamakan sportivitas dan fair play sehingga meski baru pertama kali menjadi tuan rumah PON XXII, pihaknya memastikan akan memberikan kenangan yang baik bagi Indonesia.
Lamber juga mengatakan salah satu agenda terdekat kata dia adalah pelaksanaan Musyawarah Provinsi NTT untuk pergantian Ketua dan jajaran pengurus KONI NTT mendatang. “Yang pasti Gubernur NTT Melki Laka Lena telah didiskusikan menjadi calon tunggal Ketua KONI NTT periode 2026-2031,” pungkasnya.
Mohon Sinergi dan Dukungan
Sementara Ketua Pengprov PSTI NTT Yunus Takandewa dalam sambutannya usai menerima mandat untuk periode kedua menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PB PSTI Surianto dan Sekjen, Prof. Nukhrawi atas dukungan dan kerjasamanya sehingga prestasi atlet-atlet cabang olahraga Sepak Takraw terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Terima kasih Pak Sekjen untuk kesempatan dan waktunya ditengah kesibukan bisa datang langsung di Kupang untuk memimpin Musyawarah Provinsi PSTI NTT juga memberikan motivasi, pandangan dan kiat jitu untuk meningkatkan prestasi atlet dan pembinaan Cabor Sepak Takraw di NTT,” ujar Yunus yang adalah Pimpinan Komisi II DPRD NTT itu.
Pria yang barusan dipercayakan menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT itu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur NTT Melki Laka Lena, jajaran Pengurus KONI NTT serta anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Stefano Adrinacus, jajaran pengurus PSTI NTT, Ambo dan Anggota Lukman Hakim, Megarisa Mboeik dan para pihak sehingga kegiatan Musyawarah Provinsi PSTI NTT dapat berjalan dengan baik.
Bersama jajaran pengurus, Dia berkomitmen untuk membawa Cabor Sepak Takraw NTT terus berprestasi terutama di ajang PON XXIII tahun 2028 dan menjadi Cabor yang digemari di semua kabupaten/kota di provinsi NTT.
Yunus berharap dukungan dan kerjasama dari seluruh jajaran Pengcab PSTI disetiap kabupaten/kota di NTT untuk meningkatkan prestasi atlet Sepak Takraw di NTT terutama menyongsong pelaksanaan PON XXII tahun 2028 di Provinsi NTT dan NTB.(*)








