EXPONTT.COM, KUPANG – UPTD Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kota Kupang pada Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pendapatan sebesar Rp321 miliar di tahun 2026.
Target pendapatan ini naik drastis dari tahun 2025 yang menargetkan pendapatan Rp179 miliar dengan realisasi 60 persen.
Kepala UPTD Samsat Kota Kupang, Remmy Pah, menyebut kenaikan target pendapatan itu merupakan upaya BPAD Provinsi NTT untuk mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan Gubernur NTT sebesar Rp2,8 triliun.
Terkait target tersebut, Remmy mengatakan, di tahun 2026, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mencapai realisasi terget pendapatan yang ditetapkan.
Kerja Kolaborasi
UPTD Samsat Kota Kupang meningkatkan operasi gabungan pemeriksaan kendaraan bermotor berkolaborasi dengan Ditlantas Polda NTT, Satlantas Polres Kupang Kota, Jasa Raharja, Provost Polda NTT dan POM TNI.
Operasi tersebut tidak hanya dilakukan untuk kendaraan yang milik warga sipil namun juga terhadap kendaraan para anggota polisi dan TNI.
“Untuk itulah kita libatkan Provost Polda NTT dan POM TNI, karena mereka yang punya kewenangan periksa kendaaraan (anggota polisi dan TNI),” jelas Remmy Pah.
Dirinya menyebut pemeriksaan terhadap pajak kendaraan akan dilaksanakan hingga bulan Desember 2026.
Operasi Kendaraan Dinas Pemerintah
Operasi pemeriksaan juga dilakukan Samsat Kota Kupang di kantor-kantor Pemerintah Provinsi NTT terhadap kendaraan dinas yang belum membayar pajak, serta kendaraan pribadi milik ASN. “Juga kami lakukan di sekolah-sekolah. Saat ini kami sedang inventarisir kendaraan instansi pemerintah, setelah itu kami akan bersurat ke masing-masing instansi terkait kendaraan dinas yang tunggak pajak,” tambah Remmy.
Selanjutnya, UPTD Samsat Kota Kupang juga segera bersurat kepada Pemerintah Kota Kupang agar pemeriksaan terhadap pajak kendaraan dinas bisa dilakukan di lingkungan Pemkot Kupang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda Kota Kupang untuk kita lakukan kegiatan bersama dinas-dinas terkait Pemkot Kupang untuk lakukan pemeriksaan di lingkup Pemkot Kupang. Nanti instansi vertikal juga akan kita lakukan yang serupa,” jelasnya.
Jemput Bola di Kelurahan hingga Saboak
Selain melaksanakan operasi, Samsat juga menginisiasi pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat dengan melaksanakan jemput bola di kelurahan-kelurahan di Kota Kupang yang dilakukan secara bergiliran.
“Sementara untuk Samsat Keliling yang sudah ada di sejumlah titik, kami tambah jam operasionalnya hingga pukul 5 sore dihari kerja Senin hingga Jumat,” jelasnya.
Sedangakan di hari Sabtu, Samsat juga beroperasi di area Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang. “Dilanjutkan di area Saboak Taman Nostalgia pukul 5 sore hingga 7 malam,” ujarnya.
Kepala UPTD Samsat Kota Kupang, Remmy Pah mengaku optimis dengan langkah-langkah tersebut serta berbagai strategi yang dikembangkan, target pendapatan UPTD Samsat Kota Kupang akan dicapai secara maksimal.♦gor








