Kronologi Truk Terjun dari Jembatan di Sumba Timur, Sopir Diduga Mengantuk

Kronologi Truk Terjun dari Jembatan di Sumba Timur, Sopir Diduga Mengantuk
Kronologi Truk Terjun dari Jembatan di Sumba Timur, Sopir Diduga Mengantuk

EXPONTT.COM – Sebuah truk berwarna merah muda nomor polisi ED 8914 AA yang memuat sembako terjun dari jembatan di perbatasan Desa Rindi dan Desa Haikatapu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu 15 Januari 2022 pagi.

Akibatnya, dua orang tewas di tempat, 2 orang cedera parah dan 3 orang luka ringan.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, S.I.K mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan hasil pemeriksaan saksi, penyebab kecelakaan adalah karena sopir  mengantuk.

Baca juga: Siswi SMP di Kupang Dirudapaksa Ayah Temannya Usai Belajar Bersama

Truk diketahui bergerak dari arah Melolo menuju arah Mangili. Saat tiba di TKP, sopir hilang kesadaran dan menabrak jembatan bagian kiri dan akhirnya terjatuh ke dalam sungai.

“Sopir mengantuk dan hilang kesadaran sehingga tanpa sadar membawa truk keluar jalur kanan dan menabrak pagar jembatan bagian kiri dan pada akhirnya kendaraan tersebut terjatuh ke dalam sungai dengan ketinggian 6,8 meter,” jelas AKBP Handrio yang dikutip dari Digtara.

Kasus ini telah ditangani unit Laka Sat Lantas Polres Sumba Timur dengan laporan polisi nomor LP/02/I/2022/NTT/ Res. ST/Lantas, tanggal 15 Januari 2022.

Baca juga: Kasus Pemerkosaan Oleh 3 Pria di Kupang, Polisi: Korban Sempat Melakukan Perlawanan

Sopir truk John Ezar warga RT 009/RW 005, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur diketahui tidak memiliki SIM B1.

Korban luka Frans Uly Lobo dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Sedangkan 2 orang, Aprianus Bangu Radja dan Oktovianus Hani yang mengalami luka berat.

Dua 2 orang meninggal dunia adalah Tineke Theopilus dan Gerson Goling Pogu dan disemayamkan di rumah duka masing-masing.