Jenazah Positif Covid-19 di Sumba Timur Dibawa Paksa Oleh Keluarga

zona merah kota kupang
covid-19

EXPONTT.COM – Jenazah SAQ (40) warga Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal akibat covid-19 dibawa paksa oleh keluarganya dari RSUD Umbu Rara Meha Waingapu pada Kamis 10 Maret 2022.

Dilansir dari kompas.com, informasi tersebut dibenarkan Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Rudi Damanik.

“Kejadiannya kemarin sekitar pukul 17.30 Wita. Pasien yang meninggal itu positif Covid-19,” kata Rudi, Jumat 11 Maret 2022.

Baca juga: Seorang Pemuda di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya

Rudi mengungkapkan, jenazah SAQ dibawa paksa oleh keluarga saat hendak ditangani oleh petugas di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Dia menjelaskan, SAQ sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Setelah itu, petugas medis melakukan pemeriksaan rapid antigen dan hasilnya positif covid-19.

Mengetahui hasil tersebut, pihak rumah sakit pun melanjutkan pemeriksaan tes cepat molekuler dan hasilnya positif covid-19.

Namun pihaknya belum bisa mempublikasikan hasil itu karena identitas lengkap berupa kartu tanda penduduk belum diberikan pihak keluarga.

Baca juga: Pria di Manggarai Dibacok Kerabat Gara-gara Batas Lahan, Korban Sekarat

Keluarga SAQ kemudian membawa pulang paksa jenazah ke rumah duka menggunakan sebuah mobil ambulans milik salah satu Yayasan di Sumba Timur.

Meski sempat diberi pemahaman oleh petugas medis, tapi tidak diindahkan oleh keluarga.

“Terhadap kejadian itu, kami sudah koordinasi dengan Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur,” kata Rudi.
kompas.com

Baca juga: Simpatisan Jefri Riwu Kore Blokade Arena Pelantikan Pengurus Partai Demokrat NTT