EXPONTT.COM, KUPANG – Umat Hindu se-Kota Kupang akan membagikan takjil bagi warga umat muslim di Kota Kupang. Rencana kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyambut perayaan Nyepi yang akan dirayakan berdekatan dengan Idul Fitri tahun 2026.
Hal itu diungkapkan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, saat bertemu Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Selasa, 24 Februari 2026.
dr. I Wayan Ari Wijana, menjelaskan, perayaan Nyepi di Kota Kupang dimulai pada 1 Maret dengan kegiatan donor darah serta Saka Bhoga Sevanam, yakni aksi sosial berbagi takjil atau makanan berbuka puasa oleh umat Hindu kepada umat Muslim di Masjid Al Fitrah Oesapa.
“Kami ingin memperkuat kebersamaan. Teman-teman Hindu berbagi dengan saudara-saudara Muslim. Mereka yang siapkan, kami dukung dananya. Ini bentuk toleransi yang nyata,” ujarnya.
Kemudian rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan upacara Melasti pada 16 Maret, serta Pawai Ogo-Ogo dan Taur Kesanga yang direncanakan berlangsung 18 Maret, sehari sebelum Nyepi.
Untuk lokasi pawai, panitia mengusulkan dua alternatif, yakni kawasan El Tari seperti tahun-tahun sebelumnya atau mengarah ke kawasan Taman Nostalgia Kupang (Tamnos) dan Patung Kirab Remaja.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menyerahkan keputusan teknis kepada PHDI dan otoritas keagamaan Hindu, dengan catatan aspek keamanan, lebar jalan, serta kenyamanan peserta harus diperhitungkan secara matang.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyambut baik rangkaian perayaan Nyepi tahun 2026. “Pada prinsipnya saya setuju. Yang penting representatif dan tidak menyusahkan teman-teman PHDI saat pelaksanaan. Kalau memang di depan Taman Nostalgia memadai, silakan. Justru bagus karena bisa menghidupkan UMKM dan kawasan itu memang ikon kota kita,” tegasnya.
Selain dukungan teknis dan pengamanan, Christian Widodo juga memastikan dukungan anggaran rutin melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tetap tersedia sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pelaksanaan Dharmasanti Nyepi Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.
“Untuk Dharmasanti, silakan gunakan Aula Rumah Jabatan. Tidak perlu sewa tempat. Pemerintah siap mendukung agar perayaan berjalan baik dan penuh makna,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian perayaan Nyepi bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan juga cerminan wajah toleransi dan kerukunan di Kota Kupang. “Yang penting acaranya berjalan baik dan membawa sukacita. Pemerintah Kota Kupang selalu terbuka dan siap berkolaborasi untuk menjaga kerukunan dan keberagaman,” pungkasnya.(*)








