Dr.Drs. Josef Nae Soi, MM Sosok “Teladan Kemanusiaan”

EXPONTT.COM – Josef Nae Soi, Wakil Gubernur NTT yang kedelapan menganut falsafah hidup, ”Kesederhanaan, keredahan dan murah hati.” Perjalanan jauh sudah ditempuhnya dan telah memberikan teladan sempurna dalam kerendahan hati tanpa batasan menjadi “Hamba sekaligus murid. “Saling mengasihi mengatar Jos Nae Soi sampai pada puncak karya melayani sebagai Wakil Gubernur NTT yang kedelapan mendampingi Viktor Bugngtilu Laiskodat.

Dalam obrolan singkat Rabu 15 Februari 2023 disela-sela acara syukuran usai misa secara meriah Joas Nae Soi bilang,” Belajar itu sepanjang hidup, long life education. Gelar tak menjamin orang itu hebat tetapi karya pelayanan dan menyenangi Tuhan. “ Asas pendidikan seumur hidup ini merumuskan suatu asas bahwa proses pendidikan merupakan proses kontinyu yang sejak seseorang dilahirkan hingga meninggal dunia. Konsep pendidikan ini mencakup pendidikan informal, formal dan nonformal,” jelasnya singkat dengan nada mereda.

Pada malam syukuran yang bernuasa rohani katolik Ngada itu, diwarnai tarian jai’ sedemikian meriah dengan tarian, nyanyian serta saling menyalami kasih semua yang hadir. Malam itu seakan Joas Nae Soi menyelenggarakan reuni semua orang Ngada yang tergabung dalam IKADA.Seperti diketahui bahwa Wakil Gubernur Josef Adreanus Ne Soi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat Cum Laude, Jumat 27 Januari 2023. Wagub NTT Josef Nae Soi mengikuti Sidang Promosi Doktor di Lantai 4 Auditorium Gedung Mochtar Kusumaatmaja, Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.Suami dari Maria Fransiska Nae Soi ini adalah politikus, sekaligus ‘imam katolik awam”.

Sejak 27 Januari 2023 nama Josef A.Nae Soi menjadi Dr.Drs. Josef A.Nae Soi, MM. Josef Nae Soi sudah menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, dari Partai Golkar.Terpilih dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur atau Dapil NTT 1 yang meliputi sepuluh kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Nagekeo dan Manggarai Timur.

• Josef Nae Soi menjadi anggota DPR RI dari 1 Oktober 2004-28 Februari 2018 selaa tiga periode dan tiga zaman Presiden Megawati, Soesilo Bambang Yodhoyono sampai pada zaman Presiden Jokwododo. Kelahiran Mataloko Ngada Flores NTT 22 September 1953 ini sampai di usianya ke 70 ini masih berpenampilan sebagai orang yang biasa-biasa saja dalam keseharian. Jos Nae Soi mampu melakoni kehidupan keseharian dalam pergaulan tetapi tegas dalam tugas dan kedinasan sesuai jabatan yang diembannya.
• Ayah dari Alfredo Sebastianus Soi dan Justina Yosefa Mamo Soi adalah politisi handal dan berprinsip pada keadilan dan kebenaran. Namanya terus berubah dan titik nol, ketitik jenjang pendidikan paling bawah di kampungnya sampai menempuh pendidikan seminari di Mataloko walau mengikut pendidikan dari luar jendela. Katanya, perjalanan ini sangat indah. Mendaki dari jalan paling bawah dan terjal, tetapi bisa ditempuhnya sampai puncak tertinggi dan meraih gelar doctor di 2023 ini.

Dikutip dari Wikipedia, politisi yang memiliki filosofi “forterter in re suaviter in mondo” (tegas menuntaskan masalah, ramah dalam penyelesaiannya) ini memulai pendidikan dasar hingga menengah atas di Flores. Kemudian, Ia sempat menjadi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maumere Flores mulai tahun 1970 hingga tahun 1972 sebelum kemudian hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan studi di Universitas Atma Jaya Jakarta. Selepas meraih gelar S1, ia melanjutkan ke jenjang S2 Managemen di Sekolah Tinggi Ilmu Management LPMI Rawamangun-Jakarta.
Rekam jejak kehidupannya mulai meningkat pada tahun 1987 ketika Ia menjadi Dosen Altri Kehakiman Jakarta. Kemudian, Ia melanjutkan pekerjaannya menjadi Pembantu Direktur III Altri Kehakiman Jakarta yang dijalaninya mulai tahun 2000 hingga tahun 2005.
Karier legislatifnya dimulai di awal periode reformasi, saat ia diajak oleh Akbar Tandjung untuk menjadi seorang politisi di bawah bendera Partai Golkar. Josef pun mengubah haluan dari seorang akademisi menjadi politisi. Ia berpendapat bahwa antara dosen politisi memiliki kesamaan dalam mengabdi kepada rakyat. Hanya saja, sebagai seorang politisi ia lebih bisa berbuat langsung saat menemukan ketidakberesan pemerintah. Josef A. Nae Soi akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI pada periode 2004—2009, yang dilanjutkan hingga sekarang sampai pada tahun 2014.

Josef A. Nae Soi memiliki banyak pengalaman di bidang organisasi. Ia sempat menjadi sekertaris DPC PMKRI mulai tahun 1974 hingga tahun 1976. Ia pernah menjadi ketua umum Koordinator Mahasiswa Universitas Atmajaya Jakarta mulai tahun 1977 hingga tahun 1979. Selepas kuliah, ia menjadi wakil ketua umum di HILLSI di Jakarta mulai tahun 1992 hingga tahun 2007. Ia juga tercatat sebagai pengurus DPP Partai Golkar dari tahun 1998 hingga pada tahun 2005. Setelah itu ia menjadi Pokja DPP Partai Golkar sejak tahun 2005.
Saat ini, Josef A. Nae Soi sedang memperjuangkan peningkatan kualitas hidup rakyat NTT. Sebagai putra asli NTT, ia faham betul susahnya mendapatkan akses berupa infrastruktur dan moda transportasi. Karena itu ia berharap agar pemerintah memberikan perhatian yang lebih serius bagi pembangunan jalan-jalan dan bandara di provinsi ini.

Riwayat Pendidikan
SR Katholik Mataloko Flores (1961—1966)
• Ambach Schole Mataloko (1967)
• SMOA Ende Flores (1967—1969)
• S1 Jurusan Manajemen, Universitas Atma Jaya, Jakarta
• S2 Managemen Sekolah Tinggi Ilmu Management LPMI Rawamangun, Jakarta
Riwayat Karier
• Guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maumere Flores (1970—1972)
• Dosen ALTRI Kehakiman Jakarta (mulai 1987)
• Pembantu Direktur III ALTRI Kehakiman Jakarta (2000—2005)
• Anggota DPR RI (2004—2009)
• Anggota DPR RI (2009—2014)
• Anggota DPR RI (2014—2018)
• Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur 5 September 2018— 5 September 2023.

Jika Tuhan berkendak, seperti dijelaskan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat kepada expontt.com 14 Februari 2023, Josef A Nae Soi akan melanjutkan tumpukan pimpinan tertinggi di NTT sebagai gubernur karena Viktor Bungtilu Laiskodat akan mengundurkan diri pada Mei atau Juni 2023 karena berkehendak mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Partai Nasdem. “ Diharapkan kaka Jos terus melanjutkan sampai 2024 sebagai penjabat biar mendidik generasi dibawahnya menjadi pemimpin daerah yang baik dan berdedikasi,” jelas Viktor Bungtilu Laiskodat. ♦ wjr