EXPONTT.COM – Para pengurus koperasi Swasti Sari terutama para pejabat pengambil kebijakan yang terlibat dalam lembaga koperasi Swasti Sari sedang bertikai mohon bijak dan waras dan menghayati simbol dari KOPDIT Swasti Sari. Salah satu pendiri koperasi Swasti Sari Alfons Fahik mengaku sangat prihatin menyaksikan adegan dan perseteruan para pengurus dan panitia pemilihan pengurus baru di Medsos. Alfons Fahik,” Mohon adik2 pengurus lama Ade Lamber dan Ade Albinus bijak menyikapi masalah ini. Lihat dan perhatikan nasib para karyawan di tiga puluh cabang, mereka kerja dengan susah paya mencari anggota di kecamatan, kampung dan pedalaman desa. Sementara pengurus bertikai hanya untuk ambisi jabatan, sementara koperasi sebagaimana tertulis dalam simbol logo sangat jelas berpesan.
Coba baca baik-baik arti simbol. Kami dan kawan-kawan dulu berdiri kan koperasi bertujuan membantu sesama teman tetapi kemudian maju dan berkembang pesat sekarang dengan 30 kantor cabang. Mohon rat yang sudah berjalan selama ini dijalani dengan baik, saya sedih menonton Vidio dari pak Ivan Rahas ini. Semoga inisiatif para penasihat kemarin berjalan dengan baik dan keputusan yang damai.Hidup hanya sementara, jadi berbuat baik, Amen. Seorang karyawati koperasi Swasti Sari mengaku sedih. Dia tidak mau namanya disebut, tetapi dia mengaku sedih dengan keributan yang terjadi, kami dilapangan kerja susah paya cari anggota untuk gabung di koperasi Swasti Sari, sedih menyaksikan keributan dan nonton vidio penjelasan pak ketua panitia pemilihan pengurus Pak Ivan Rahas. Mohon dengan sangat agar bijak dan lihat kami dibawa di kampung- kampung cai. Dan ajak masyarakat supaya jadi anggota koperasi Swasti Sari.” ♦







