Serena Francis sebut Literasi Bagian dari Pembangunan Kota Kupang

Serena Francis di gelaran Literamove yang digelar BI NTT di SD Citra Bangsa Kupang, Sabtu, 14 Februari 2026 / foto: ist

EXPONTT.COM, KUPANG – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menekankan pentingnya literasi untuk pembangunan dan masa depan Kota Kupang. Menurutnya pembangunan tak melulu soal infrastruktur dan fasilitas, namun juga sumber daya manusia.

Hal itu disampaikan Serena Francis saat menghadiri kegiatan Literamove dengan tema Litera Care by Heart yang berlangsung di SD Generasi Bangsa, Belo, Sabtu, 12 Februari 2026.

Literamove merupakan program edukasi literasi yang dirancang secara interaktif dan menyenangkan oleh Bank Indonesia melalui kegiatan belajar bersama dan perpustakaan keliling. Program ini menjadi wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Baca juga:  Serena Francis: SERAMBI 2026 Sejalan dengan Visi Pembangunan Kota Kupang

Serena yang menyebut, literasi adalah wujud kasih yang nyata, kasih terhadap pendidikan, terhadap anak-anak, dan terhadap masa depan Kota Kupang.

“Literasi yang kita bangun hari ini adalah bentuk cinta yang mempersiapkan generasi untuk hidup lebih baik dan lebih bijaksana,” ujarnya.

Selain mengajak anak-anak untuk membiasa diri untuk membaca dan bijak menggunakan media sosial, Serena Francis juga memotivasi para siswa agar berani bermimpi menjadi pemimpin masa depan dengan tekun belajar.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan juga peran orang tua, lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:  BI NTT Siapkan Rp1,7 Triliun untuk Layanan Tukar Uang Lebaran 2026

Dengan visi menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan, Serena menyebut pembangunan tak hanya infrastruktur, namun juga harus sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prokoso menyampaikan, Literamove tahap awal dilaksanakan di Kota Kupang dan ke depan akan menjangkau desa-desa serta wilayah pelosok untuk memastikan akses literasi yang merata bagi seluruh anak-anak di NTT.

Selain menyasar siswa, program ini juga akan diperluas pada literasi keluarga, termasuk edukasi parenting bagi para orang tua.

Baca juga:  Richard Odja Beri Dukungan untuk YA, Anak yang Dituduh Curi HP di Sekolah

Sementara itu, Kepala SD Generasi Bangsa, Melkias Labba, menyampaikan rasa bangga dan terharu atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada sekolahnya.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah, swasta, dan seluruh masyarakat dalam memperkuat literasi sejak usia dini, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Kegiatan Literamove “Litera Care by Heart” diikuti oleh 100 siswa-siswi serta 50 warga yang tergabung dalam Program Keluarga Harapan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun gerakan literasi berbasis kepedulian dan kolaborasi, demi mencetak generasi Kota Kupang yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing.(*)