Alo Malo Ladi Kembali Dipercaya Pimpin PKB Provinsi NTT

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Hanif Dhakiri menyerahkan pataka PKB kepada Ketua DPW PKB NTT, Alo Malo Ladi / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Aloysius Malo Ladi kembali dipercaya memimpin Pengurus Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB )Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Periode 2026-2031.

Alo Malo Ladi dikukuhkan sebagai Ketua PKB NTT bersama seluruh jajaran pengurus oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Dr. M. Hanif Dhakiri, di Neo Hotel Kupang, Senin, 16 Februari 2026.

Usai dikukuhkan, Alo Malo Ladi mengucapkan syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PKB lima tahun kedepan.

Baca juga:  Melki Laka Lena Minta ASN Belanja Rp100 Ribu Per Bulan di NTT Mart

Dirinya mengaku menjadi pengurus tidak mudah sejak masa penjajakan.

“Jadi pengurus tidaklah mudah, kita jalani uji kelayakan tiga kali, jadi ketua bukan untuk gagah-gagahan. Kami dievaluasi setahun sekali, kalau tidak bisa melaksanakan tentu dievaluasi,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi NTT ini menyebut, di Pemilu 2024, PKB di NTT telah menacatat capaian yang luar biasa dengan memperoleh 74 kursi di legislatif. Sementara pada Pilkada 2024, PKB NTT menang di sembilan kabupaten di NTT dengan dua kader menjadi wakil bupati. Meski begitu, dirinya meminta seluruh kader tidak berpuas hati.

Baca juga:  Dwina Fannia Dipercaya Jabat Wakil Sekretaris DPW PKB NTT

“Di Pemilu 2029 ada tantangan sendiri, terutama melihat adanya kemungkinan perubahan yang terjadi dalam kontestasi di 2029,” ujarnya.

Untuk itu, Alo Malo Ladi menyebut akan terus memperkuat soliditas mulai dari tingkat DPW, DPC hingga ranting dengan strategi yang efektif. “Politik kehadiran harus dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, M. Hanif Dhakiri yang mewakili Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar, pengukuhan bukan seremonial, namun penegasan langkah PKB kedepan untuk menjadi partai yang biasa saja atau yang membawa perubahan.

Baca juga:  BI NTT Siapkan Rp1,7 Triliun untuk Layanan Tukar Uang Lebaran 2026

“Rakyat saat ini ingin lebih dari stabil, untuk itu, partai politik tidak boleh biasa-biasa saja, harus tampil luar biasa untuk rakyat,” katanya.

Dirinya berharap seluruh kader bisa harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi pembawa solusi bagi masyarakat.

“Pengurus PKB harus dikenal bukan karena baliho, tapi karena selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi bagi masyarakat,” tegas Hanif Dhakiri.♦gor