Petrus Tei Seran, saya sependapat dengan narasi Pak Ayub Titu Eki, yang namanya hutang piutang harus dilunasi

EXPONTT.COM – Petrus Tei Seran kerabat dari Aci Serly Mu juga mantan anggota DPRD Belu dan Malaka 10 tahun berpendapat, “Saya sependapat dengan narasi Pak Ayub Titu Eki. Yang namanya hutang piutang harus dilunasi. Apalagi dalam bentuk makanan enak dan bergizi. Anggota DPRD Kabupaten Kupang enak ya, tidak berpikir kritis, bahwa tidak ada yang namanya makan gratis, kecuali di masak oleh isteri. Ini makanan di pesan dari restoran Nelayan berarti harus di bayar. Pemilik restoran sudah melayani dengan sangat baik dan berperi kemanusiaan, tidak pernah terlambat. Ya namanya anggota dewan yang terhormat, tetapi sekarang dengan tidak membayar makanan sampai dalam jumlah besar Rp 442.187.000 sangat aneh kalau anggota DPRD Kabupaten Kupang tidak merasa malu. Dewan itu membela rakyat bukan mendadak dan merugikan rakyat.

Sekwan harus bertanggung jawab dan tanggung risiko jika kasus ini sampai di proses secara hukum.Betapa malunya. Bukan anggota perorangan yang membayar tetapi uang dari APBD yang notabene dari pajak rakyat. Lucu kalau tidak bayar berbulan-bulan. Apa lagi Sekwan dengan nada kasar bentak Aci seperti yang saya nonton di tiktok. Waduh betapa naif tidak menghargai orang yang sudah berkorban demi jaga kehormatan anggota DPRD Kabupaten Kupang yang harus segera makan untuk Segera atau agenda lain. Ya betapa malunya kalau kasus ini sampai di bahas dan di perdebatkan di sidang pengadilan. Kasus ini sudah ditonton ribuan orang. Saya geli membaca sindiran, caci maki nitizen Kepada anggota DPRD Kabupaten Kupang. Seperti yang sudah di narasi kan Pak Ayub Titu supaya segera di selesaikan sangat tepat. Ya coba koordinasi juga dengan Wakil Bupati Kupang yang juga bertugas mengawasi, karena Sekwan bawahan bupati dan wakil Bupati. Itu saja saran saya. ♦ rwjr