Pemerintah Pusat Siapkan Rp 650 M Budidaya Bambu

Viktor Bungtilu Laiskodat

EXPONTT.COM – Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti diwartakan Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, berencana mengembangkan program budidaya bambu. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bahkan mengatakan bahwa Pemerintah Pusat sudah menyiapkan anggaran fantastis yakni Rp. 650 Miliar guna menyukseskan program tersebut.

Pusat Pengembang Bambu dikelola swasta yang sangat berpengalaman, mulai dari pembibitan, penanaman perawatan, sampai dengan Panen dan Pengolahannya. Mereka melibatkan masyarakat sekitar dalam semua kegiatannya. Masayarakat diberi pelatihan dengan berbagai ketrampilan. Mereka bisa merancang perumahan indah yang dibuat dari bambu. Aneka cottage bisa dibuat dari bahan dasar bambu yang sudah didesign secara modern.

Baca juga:  Enam Kafilah MTQ Nagekeo Tiba di Mbay, Wabup Ajak Junjung Sportivitas dan Toleransi

“Bambu menjadi kekuatan kita ke depan, siapa yang paling banyak bambu dia yang paling kaya ke depan. Kita tanam buat generasi-generasi kita ke depan, karena bambu ini setiap tahun panen. Saya sudah siapkan anggaran, total semua NTT ini kalau kita tanam semua anggaranya sekitar Rp. 650 Miliar”ujar Viktor Laiskodat dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja di Desa Kotawuji Barat, Kabupaten Nagekeo pada Senin 24 Mei 2021.

Baca juga: Menteri Sosial ke NTT Salurkan Bantuan dari Donatur

Menurut Viktor Laiskodat, bambu akan menjadi kebutuhan penting manusia di masa yang akan datang, mulai dari bahan baku peralatan rumah tangga hingga desain gedung bertingkat. Saat ini rekor negara dengan penghasil bambu terbesar dipegang Tiongkok.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

Katanya, apabila program tersebut berhasil niscaya NTT akan menggeser Tiongkok sebagai pemasok bambu terbesar di dunia.

“Kalau itu terjadi satu-satunya daerah dengan bambu terbanyak di dunia ada di Nusa Tenggara Timur” ungkap VBL.

Baca juga: Viral Video Oknum TNI di Sikka Pukul Petugas SPBU, Pelaku Minta Maaf

Viktor Laiskodat menjelaskan, adapun wilayah yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi NTT, adalah Nagekeo dan Ngada, sebab dua Kabupaten tersebut memiliki potensi besar terhadap pengembangan bambu.

Baca juga:  Sempat Terancam Putus Sekolah, Murid MIS di Nagekeo Dapat Beasiswa Yayasan Sieben Aehren Jerman

Guna mewujudkan impian tersebut, Viktor Laiskodat menekankan perlu adanya niat dan kerja keras juga memiliki motivasi tinggi khusunya anak muda.

Karena itu Viktor Laiskodat mendorong anak muda agar mulai serius bekerja sehingga bisa merebut peluang besar tersebut serta mengajak anak muda untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan.

“Saya meminta kepada seluruh anak muda agar berpartisipasi dalam pembangunan. Ini NTT tidak punya waktu lagi untuk ngomong gosip” pungkasnya. ♦ wjr

Baca juga: Debit Air Danau Kelimutu Ende Menurun, Bebatuan di Dalam Kawah Mulai Terlihat