Gagal di Pemilihan Wali Kota Darwin, Amye Un Terpilih Jadi Dewan Penata Kota

  • Bagikan
Amye Un
Amye Un, saat kampanye di pusat Kota Darwin Northern Territory, Australia(Dokumen Amye Un)

EXPONTT.COM – Amye Un, wanita asal Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengikuti pemilihan Wali Kota Darwin, Australia, berada di posisi kedua dengan perolehan 3.405 suara.

Amye kalah dari calon Wali Kota petahana Kon Vatskalis, yang meraup 15.850 suara.

Terdapat enam orang yang bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Kota Darwin, yakni Kon Vatskalis, Amye Un, Gary John Haslett, Calvin Donaldson, Leah Potter, dan Robin Lawrence.

Perempuan kelahiran Amanatun, sebuah daerah di pedalaman Kabupaten TTS itu maju melalui jalur independen.

Meski gagal menjadi orang nomor satu di Kota Darwin, Amye mengaku bangga karena mengalahkan empat pesaing lain seperti Leah Potter (3.250 suara), Gary John Haslett (2.699 suara), Robin Lawrence (1.705 suara), dan Calvin Donaldson (367 suara).

Amye mengaku, posisinya sebagai runner up itu sama seperti wakil wali kota. Sehingga, jika ada acara kenegaraan, dia akan diundang.

Meski gagal dalam pemilihan Wali Kota yang letaknya paling Utara di Benua Australia itu, Amye terpilih sebagai dewan penata Kota Darwin, Northern Territory, Australia.

Amye terpilih bersama dua kandidat lainnya yakni Paul Arnold dan Mick Palmer.

Pada pemilihan dewan penata kota yang berbarengan dengan pemilihan wali kota, Amye berada di peringkat ketiga dengan meraup 1.134 suara.

Untuk pemilihan dewan penata kota atau Alderman, diikuti oleh enam orang yakni Paul Arnold (1.929 suara), Mick Palmer (1.515 suara), Amye Un (1.134 suara), Adam Troyn (1.116 suara), Andrew Lee (712 suara), dan Sue Shearer (423 suara).

Sesuai dengan aturan, tiga orang yang meraup suara terbanyak terpilih sebagai dewan penata kota.

“Jadi saya mengikuti dua pemilihan sekaligus pada 28 Agustus 2021 lalu, yakni calon wali kota dan calon dewan penata kota,” ujar Amye, kepada Kompas.com, Minggu 12 September 2021

Hasil pemilihan dewan penata kota itu diumumkan secara resmi pada Jumat 10 September 2021.

Menurut Amye Un, dia adalah perempuan pertama yang menduduki jabatan sebagai dewan penata kota, sehingga banyak perempuan Darwin yang mendukungnya.

Amye mengaku, beberapa saat sebelum diumumkan secara resmi, salah satu anggota komisi pemilihan umum setempat, sempat menghubunginya dan mengucapkan selamat atas kemenangannya.

  • Bagikan