EXPONTT.COM – Romanus Resi (50), warga Watuwolon, Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka diburu anggota Polres Sikka setelah menghilangkan nyawa dua warga dan melukai tiga orang warga.
Romanus yang merupakan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) diduga kabur ke hutan usai insiden tersebut.
Romanus kini dalam pencarian aparat Polsek Waigete, Pospol Talibura dan Polres Sikka bersama warga guna diamankan agar tidak melakukan perbuatan lagi.
Kapolres Sikka AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas Iptu Margono mengatakan, Senin 16 Agustus 2021 sore, pelaku tiba-tiba mengamuk dan berjalan di sepanjang jalan raya sambil membawa senjata tajam dan satu pucuk senapan angin.
Baca juga: Bupati Ende Nyatakan Apresiasi kepada BRI Cabang Ende
Pelaku beraksi di Kampung Watuwolon, Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka
Ketika bertemu para korban di jalan, pelaku langsung mengayunkan sajam yang dibawanya ke arah korban.
Setelah itu, pelaku menuju ke rumah korban Wihelmus Wahing dan memanggil korban.
“Pelaku bilang ‘kau keluar rumah dulu’ lalu korban membuka pintu dan pelaku langsung mengayunkan sajam ke arah korban dan korban meninggal dunia di tempat,” ujar Margono.
Baca juga: Gara-gara Instalasi Listrik, Satu Rumah di Kupang Hangus Terbakar
Sementara korban yang mengalami luka berat mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanarawa, Kecamatan Waiblama.
Korban meninggal adalah Wilhelmus Wahing (87) dan Moat Leda (60).
Sementara korban luka berat adalah Marianus Mare (36), Lukas Liku (39) dan Markus Wiranto (22).
Anggota Polres Sikka dan anggota Polsek Waigete dibawah pimpinan Kabag Ops Polres Sikka, AKP Wihelmus Sinlae dan Kasat Intelkam Polres Sikka, Iptu Eliazer Kalelado serta Kapolsek Waigete, Ipda I Wayan Artawan mendatangi langsung mendatangi TKP.
Baca juga: Pesta Miras di HUT-RI ,Belasan Pemuda di Sikka Diamankan Aparat Keamanan
“Hingga saat ini pelaku masih melarikan diri dengan membawah sajam dan satu pucuk senapan angin. Anggota Polres Sikka dan Polsek Waigete telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi TKP guna mencari pelaku namun pelaku belum berhasil ditemukan,” ungkap Margono.
Polisi telah mengeluarkan imbauan kepada warga guna memberikan informasi keberadaan Romanus.
Keluarga korban pun diminta tetap tenang dan mempercayai penanganan serta pencarian pelaku kepada polisi.
Kapolsek Waigete Ipda Wayan Artawan mengungkapkan pihaknya akan terus mencari keberadaan pelaku.
Baca juga: Foto Hormat Masker Viral, Komedian asal NTT Bozhan ‘Kaboax’ Minta Maaf
“Kami sedang kejar pelaku sampai dapat. Memang usai kejadian pelaku kabur tapi kami akan cari sampai dapat. Pelaku kabur ke hutan usai kejadian,” kata Kapolsek Wayan.
Ia mengatakan, pelaku sesuai data dari puskesmas dan pemerintah kecamatan tercatat sebagai ODGJ sejak tahun 2015 dan pernah dipasung.
“Minggu lalu pelaku sempat dijenguk tim medis guna diobati. Menurut warga pelaku kadang-kadang buat onar. Maka itu, kami lagi koordinasi dengan warga agar ditangkap,” papar Kapolsek Wayan.








