EXPONTT.COM, KUPANG – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengerjakan jalan samping Gelanggang Olahraga (GOR) Flobamora, 22 April 2026.
Proyek jalan yang bernama resmi Jalan Iman Budiman ini dikerjakan dengan anggaran Rp5,57 miliar ini sebelumnya telah direncanakan dan ditetapkan dalam sidang Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah 2026 pada tahun 2025 lalu.
Dimulainya pekerjaan jalan ini mendapat respon positif dari masyarakat. “Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah menepati janji. Akhir tahun 2025 beliau turun langsung melihat kondisi jalan di samping GOR, dan sekarang kembali memastikan pekerjaan ini benar-benar diselesaikan,” ujar Warga Kelurahan Oebufu, Arny Loasana, Jumat, 24 April 2026.
Hal senada disampaikan Piet Naijumetan, warga RT 35 Kelurahan Oebufu. Ia mewakili masyarakat setempat mengapresiasi dimulainya pengerjaan jalan tersebut.
“Atas nama masyarakat, khususnya di RT 35, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah mulai mengerjakan jalan ini,” katanya.
Lurah Oebufu, Zet Batmalo, menjelaskan bahwa ruas Jalan Brigjen Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota.
Ia menambahkan, kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi dasar komitmen untuk merealisasikan proyek tersebut pada 2026. Sebelum perbaikan dimulai, warga bersama Ketua RT setempat secara swadaya melakukan penimbunan lubang menggunakan material sederhana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan, menyebut proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,57 miliar. Pekerjaan dimulai pada 15 April dan ditargetkan selesai pada 11 September 2026.
“Konstruksi jalan menggunakan beton, disertai perbaikan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur,” jelasnya.
Pengerjaan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak di kawasan tersebut.(*)








