EXPONTT.COM – Ketua Komisi III DPRD NTT Senin 20 Februari 2023 menegaskan Rabu 22 Februari 2023 menejelaskan, ”Besok akan panggil Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Amos Corputy selaku pemegang Seri B Bank NTT, mantan Dirut Bank NTT Izack Rihi dan mantan Kepala Cabang Bank NTT TTU Eddy Ganggus. Kita memanggil karena Komisi III mau mendengar langsung dari OJK terkait persoalan yang saat ini ramai diperbincangkan karena terkesan OJK diam saja. Misalnya kasus MTN Rp 50 Miliar bisa terjadi, mengapa mantan Dirut Bank NTT Izack Rihi diberhentikan walau putusan RUPS, tetapi saat ini Izack Rihi menggugat 32 bupati dan satu Walikota, Pemegang Saham Seri B. Ini yang perlu kita panggil sehingga jelas agar masyarakat NTT tidak bertanya yang menyebabkan citra Bank NTT seakan tidak mendapat kepercayaan masyarakat selaku penabung.
Kedua, Komisi III memanggil Izack Rihi mengapa dan mengapa sampai sekarang baru menggugat para pemegang saham setelah dua tahun. Saya kira Pak Izack sangat tahu semua persoalan yang membelit Bank NTT, walau ada para pihak yang membela-bela bahwa Bank NTT bersih, sehat sementara rakyat sudah tahu, persoalan kedalam bank NTT misalnya masalah MTN Rp 50 Miliar, penutupan Cabang Surabaya, kasus lain seperti korupsi, kredit macet dan lain-lain yang sudah ramai ditengah masyarakat.
Ketiga kita juga ingin mendengar langsung, mantan Kepala Cabang Bank NTT Kefamenanu Eddy Ganggus. Kesalahan yang paling mendasar apa yang dilakukan Eddy Ganggus sehingga dipecat. Padahal dia mantan kepala cabang dan sebagai karyawan utama Bank NTT sejak lama. Eddy tentu saja menjadi beban karena harus menghidupi keluarganya, dan pemecatan punya dasar kuat. Apakah sudah dilakukan misalnya bertanya atau dipanggil direksi dan dijelaskan kepada Eddy Ganggus sehingga dipecat. Inilah persoalan yang Komisi III yang membidangi langsung perusahaan daerah untuk mendapatkan penjelasan langsung.
Keempat, kita memanggil Amos Corputy selaku pemegang saham Seri B karena terus berkoar agar digelas RUPS luar biasa supaya mengganti Dirut Aleks Riwu Kaho. Pak Amos tentu sangat paham akan persoalan kedalam Bank NTT seperti yang sudah ramai diberitakan semua media. Pak Amos selaku pemegang saham punya permintaan mesti ditindaklanjuti pemerintah NTT dalam hal ini para pemegang saham. Dengan mendengar langsung penjelasan para pihak yang dipanggil Komisi III sehingga ada dasar mendesak para pemegang saham melalui pemegang saham pengendali agar segera digelar RUPS luar biasa. Saya kira itu saja dulu.”
Sejumlah Pemegang Saham Ingin RUPS
Diwartakan ntthits.com.Pemegang saham seri B Bank NTT, Amos Corputty mengatakan paling utama atau mendesak yang harus dilakukan untuk selamatkan Bank NTT, hanya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).
“Bisa saja, RUPS biasa, setelah itu dilanjutkan dengan RUPS LB,” kata Amos kepada wartawan, Kamis, 23 Februari 2023.
Menurut dia, sudah ada beberapa pemegang saham, yakni Bupati yang menanggapi positif rencana RUPS LB itu. Walaupun ada juga yang tanggapi negatif.
“Ada Bupati yang tanggapi positif dan ada juga yang negatif untuk gelar RUPS-LB,” katanya.
Namun dia tidak menyebutkan Bupati atau pemegang saham yang menanggapi positif dan negatif untuk RUPS LB itu.
Menurut dia, sesuai aturan RUPS LB bisa digelar, jika 10 persen pemegang saham mengusulkan untuk menggelarnya. “Kami pemegang saham hanya nol sekian persen, minimal 10 persen,” katanya.
Sebelumnya, Amos sudah mengajak pemegang saham untuk segera menggelar RUPS LB.
“Mari bapak-bapak Bupati, mari kita selamatkan Bank NTT agar bank ini tidak dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggunjawab lagi,” kata Amos.
Menurut dia, satu-satu jalan agar kondisi ini bisa diperbaiki, maka segera gelar RUPS LB.
Dia juga meminta pemegang saham untuk melakukan evaluasi kinerja direksi dan komisaris, sehingga bisa diketahui mana yang baik dan buruk.
“Kita harusnnya lakukan evaluasi, seperti pak Izhak baru satu sudah diberhentikan. Sekarang Alex sudah 2 tahun lebih. Harusnya kita bisa evaluasi, melihat mana yang baik. Saya bisa bedakan itu, karena saya lihat bukan tambah baik, tapi tambah jelek,” tegasnya.♦wjr








