Poktan Miamawe Danga Menuju Mandiri Benih Padi Nagekeo

EXPONTT.COM – Pemerintah Nagekeo di bawah Nakoda Bupati dr. Johanes Don Bosco Do, M. Kes dan Wabup Marianus Waja, SH melalui Dinas Pertanian terus gencar berinovasi untuk Masyarakat (Petani) Nagekeo dengan menjabarkan Visi Misi Unggulannya di Sektor Pertanian untuk mengantar Masyarakat Nagekeo yang mayoritas menyandarkan hidupnya dari usaha aktifitas Pertanian agar bisa memperoleh harapan hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Meraih Kesejahteraan dengan cukup pangan, bisa memenuhi kebutuhan hidup baik itu kebutuhan dasar maupun kebutuhan esensial lainnya seperti kebutuhan akan kesehatan yang layak – kebutuhan akan pendidikan keluarga dan lain – lain bisa di peroleh dari usaha sektor Pertanian.

Bupati Nagekeo melalui Dinas terkait terus mengambil langkah – langkah strategis untuk menjawab kebutuhan Masyarakat / Petani melalui program – program konstruktif seperti penataan infrastruktur pertanian ( melalui metode Padat Karya, dll), meningkatkan kemampuan produktivitas faktor – faktor produksi yang telah ada (intensifikasi) melalui peningkatan potensi lahan dengan sistem inovasi pertanian yang sesuai dan relevan dengan perkembangan kondisi lahan serta kreatifitas teknologi baru.

Penambahan, perluasan lahan pertanian (eksentifikasi) dan menambah jenis hasil produksi tanaman (Diversifikasi) melalui  optimalisasi lahan pekarangan dan lain – lain menjadi program real strategis Pemda Nagekeo dalam upaya meningkatkan hasil produksi usaha pertanian masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing di pasaran pangan Daerah maupun Nasional dengan Golden goal peningkatan Kwantitas dan kualitas hasil produksi usaha pertanian Masyarakat.

Baca juga:  Enam Kafilah MTQ Nagekeo Tiba di Mbay, Wabup Ajak Junjung Sportivitas dan Toleransi

Sektor Pertanian adalah potensi SDA yang ada di Daerah sebagai penyumbang PDRB terbesar Kabupaten Nagekeo, sehingga oleh Pemerintah Daerah Nagekeo menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan yang perlu di perhatikan secara istimewa (baca : Prioritas).

Pada Musim tanam ini Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan kegiatan penangkaran Benih padi seluas 28 hektar di Poktan Miamawe Kelurahan Danga – irigasi Mbay untuk memenuhi kebutuhan benih di musim tanam berikut bagi petani sawah di Nagekeo.

Di saat tanam perdana usaha padi dengan inovasi metode Pandawa Agri indonesia di poktan Nesi susa Kel. Lape  8 Juni 2021 lalu Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes berucap bahwa Nagekeo harus bisa menjadi Daerah mandiri benih, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan benih budidaya padi sawah bisa gunakan benih yang di produksi di Nagekeo ucap dokter Don.

Baca juga:  Sempat Terancam Putus Sekolah, Murid MIS di Nagekeo Dapat Beasiswa Yayasan Sieben Aehren Jerman

Kegiatan penangkaran Benih di musim tanam ini mengunakan varietas membramo label pokok untuk menghasilkan benih sebar unggul bagi usaha budidaya padi petani irigasi di tahun berikutnya, ucap Aven Efendi Pua Upa, SP Kabid tanaman pangan Dinas Pertanian Nagekeo di saat pendistribusian Saprodi ke Poktan Miamawe.

Avent juga mengatakan bahwa kegiatan penangkaran tahun ini di jalankan secara ekstra melalui sistem pendampingan detail berbasis Kalender Teknis Budidaya oleh Penyuluh Pertanian yang bermitra bersama Pandawa Agri indonesia dengan menerapkan inovasi ramah lahan / ramah hasil produksi (aplikasi 7 intervensi inovasi), sehingga harapan kami petani benar- benar serius melakukan kegiatan ini.

Pada giat tanam perdana kegiatan Penangkaran di Poktan Miamawe I pada hari Rabu 28 Juli 2021, Sekretaris Dinas Pertanian Mursidin Pua Geno, SP menyampaikan harapannya agar Penyuluh Pendamping perlu mendampingi secara baik dan intens terhadap setiap tahapan teknis Budidaya penangkaran yang di lakukan petani.

Target kita adalah peningkatan Kualitas dan Kwantitas benih dari program penangkaran ini, ucap Mursidin.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

Memastikan berjalannya program penangkaran benih di irigasi Mbay, pada Kamis 5 Agustus 2021 Bupati Nagekeo turun langsung dan terlibat ke lahan untuk memonitoring dan memotivasi petani agar harapan pencapaian hasil bisa sukses di raih, harapan saya petani Miamawe memanfaatkan kegiatan penangkaran dengan melalui setiap proses yang ada secara baik agar kelak bisa secara mandiri menjadi petani penghasil benih unggul ungkap dokter Don.

Perlu di lakukan evaluasi secara rutin di tingkat petani oleh Penyuluh terkait proses teknis Budidaya penangkaran ini agar kita bisa tau perkembangan pertumbuhannya, ucap Kadis Pertanian Nagekeo Oliva Monika Mogi, SP yang turut hadir di lahan petani.

Pada akhir kegiatan Hasan landa dan beberapa petani mengucapkan Apresiasi ke Bupati Nagekeo, Pemda Nagekeo secara khusus ke Dinas Pertanian yang menaruh perhatian serius ke sektor Pertanian di Daerah ini, kami termotivasi untuk terus berubah menjadi petani yang modern dengan menerapkan inovasi yang lebih efektif – efisien biaya dan ramah lahan dari pengaruh pupuk kimia ucap Fidel Dheno seorang tokoh Muda tani irigasi Mbay. ♦ red