Festival Lampion Terakbar di NTT Akan Digelar Maret 2026

Konferensi Pers Lampion Kupang Street Food, Sabtu, 7 Februari 2026 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (PSMTI NTT) akan menggelar Cap Go Meh atau festival lampion pertama di NTT di tahun 2026.

Festival bertajuk Lampion Kupang Food Street ini akan digelar di Jalan El Tari Kupang selama tiga hari, 6 hingga 8 Maret 2026.

Mengusung tema “Harmoni Budaya dalam Keberagaman”, Lampion Kupang Food Street akan menjadi daya tarik baru bagi warga lokal dan wisatawan.

Ketua PSMTI NTT, Henky Lianto, mengatakan, Lampion Kupang Food Street merupakan langkah PSMTI NTT untuk mendorong pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM dan hiburan untuk masyarakat.

Dirinya menyebut, event ini PSMTI berkolaborasi dengan organisasi INTI, Hakka, Pemkot Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT dan direncanakan menjadi agenda tahunan.

Baca juga:  Melki Laka Lena Pimpin KONI NTT, Siap Sukseskan PON XXII 2028

“Kita sudah beraudiens dengan Pak Gubernur NTT dan Pak Wali Kota Kupang terkait kegiatan ini dan dalam waktu dekat kita akan beraudiens dengan Pak Kapolda NTT,” ujarnya saat konferensi pers di Kupang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Ketua Panitia Lampion Kupang Food Street, dr. Andre Hartanto, mengatakan, kegiatan ini akan diselenggarakan selama tiga hari ini akan diisi oleh 80 UMKM di bidang food and beverage.

Selain wisata kuliner, lanjut dr. Andre, Lampion Kupang Food Street akan diisi oleh berbagai hiburan mulai dari pertunjukan barongsai, pertunjukan musik oriental, pertunjukan lion naga, kompetisi bernyanyi, dj performance, kompetisi busana mandarin hingga talk show.

Baca juga:  Gubernur NTT Kunjungi Keluarga Siswa SD yang Bundir di Ngada

“Ini bukan event biasa. Dalam event ini kita akan menggerakan banyak aspek mulai dari aspek budaya, ekonomi kreatif serta pariwisata dan kita semua ikut berkontibusi dengan harmoni dengan keberagaman,” ujarnya.

Sementara itu, Bobby Lianto yang juga bagian dsri panitia, menyebut, Lampion Kupang Food Street di tahun 2026 ini akan menjadi pilot project untuk bisa dilaksanakan menjadi agenda tahunan dan akan dikomunikasikan kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTT untuk bisa masuk dalam kalender event pariwisata NTT. “Sehingga ini menjadi bagian dari warga Kota Kupang dan menjadi daya tarik wisatawan,” ungkapnya.

CEO BNS Production, Andi Zulkifli, selaku penyelenggara, mengatakan, Lampion Kupang Food Street 2026 akan menjadi lokasi wisata yang sangat menghibur lidah dan mata para pengunjungnya. Dihiasi berbagai dekorasi dan pertunjukan khas Cina, Lampion Kupang Food Street akan memberikan pengalaman yang berbeda di Kota Kupang.

Baca juga:  Gubernur NTT Kunjungi Keluarga Siswa SD yang Bundir di Ngada

Andi Zulkifli menyebut, ratusan lampion gantung akan menghiasi setiap sudut-sudut area yang membuat Jalan El Tari akan terasa seperti mini China Town atau pecinan. Dirinya mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk ikut merasakan pengalaman wisata kuliner yang berbeda yang akan di gelar 6 hingga 8 Maret 2026.

Dipuncak Lampion Kupang Food Street 2026, panitia mengagendakan penerbangan ribuan lampion dan masyarakat juga dapat mengambil bagian dengan membeli di booth-booth yang tersedia. Meski begitu, penerbangan lampion masih dalam tahap perencanaan mengingat kondisi cuaca dan pertimbangan keamanan.♦gor