EXPONTT.COM — SMAKN Ende kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan penelitian dan seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI). Kegiatan KTI ini diikuti oleh 24 siswa perwakilan kelas X dan XI dan didampingi oleh guru mata pelajaran. Penelitian KTI ini dilaksanakan di desa adat Wologai dan hasil penelitian ini diseminarkan pada Jumat (24/04/2026) di SMAKN Ende.
Kegiatan seminar hasil ini dilaksanakan untuk menumbuhkan budaya literasi, berpikir kritis, serta kemampuan riset di kalangan siswa. Kegiatan seminar hasil KTI ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMAKN Ende dan dihadiri oleh para guru dan peserta seminar. Kepala SMAKN Ende, Rofinus Meja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada guru pendamping dan peserta didik. Menurutnya kegiatan seminar ini menjadi langkah strategis untuk mendorong siswa lebih aktif dalam dunia akademik dan penelitian sejak dini.
“Melalui seminar ini, kita berharap peserta didik tidak hanya mampu menulis karya ilmiah, tetapi juga memiliki pola pikir kritis, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dalam keterangan persnya, Rofinus menambahkan bahwa sekolah bermutu tidak terlepas dari kegiatan-kegiatan ilmiah seperti literasi dan numerasi. Kegiatan ini menjadi prioritas SMAKN Ende dan termuat di dalam program kerja kepala SMAKN Ende. Rofinus berharap agar kedepannya kegiatan KTI ini bisa terselenggara disemua angkatan mulai dari kelas X, XI dan XII dan output setiap angkatan harus memiliki kemampuan yang baik dan sama.
Mario Gonzales Oki, ketua panitia pelaksana kegiatan KTI menyampaikan terima kasih kepada kepala SMAKN Ende yang sudah memberikan kepercayaan dalam menyelenggarakan kegiatan dimaksud. Mario berharap agar kegiatan KTI ini dapat menjadi prioritas pimpinan untuk dijadikan penentu kenaikan kelas atau sebagai salah satu syarat kelulusan. Kegiatan penelitian dan seminar KTI ini berjalan dengan lancar dan tertib.
Peserta didik yang mengikuti kegiatan KTI ini terbagi ke dalam delapan kelompok. Setiap kelompok terdiri atas tiga peserta dan didampingi satu guru mata pelajaran. Penelitian yang dilakukan berkaitan dengan materi sejarah, antropologi, bahasa dan budaya, geografi, biologi dan agama. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan rekan sejawatnya.
Melalui kegiatan ini, SMAKN Ende berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi dalam bidang akademik, khususnya dalam pengembangan penelitian ilmiah di tingkat pelajar. Seminar KTI ini sekaligus menjadi salah satu bentuk nyata dukungan sekolah terhadap penguatan delapan profil lulusan dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pewarta : Delon
Foto : Delon








