Menyongsong Hari Kartini Tim Penggerak PKK Desa Watowara Gelar Lomba Balita Sehat

EXPONTT.COM – Watowara, Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Tim Penggerak PKK Desa Watowara Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur menggelar kegiatan Lomba Balita Sehat sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak serta upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sejak usia dini. Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Kemasyarakatan Desa Watowara ini pada Jumad, 17 April 2026 ini berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah desa. Di laksanakan di Balai Kemasyarakatan Desa Watowara.

Acara tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Watowara, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para orang tua yang membawa bayi dan balita sebagai peserta lomba. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program kesehatan anak yang menjadi salah satu prioritas pembangunan desa.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Watowara, Maria Goreti Monga Talar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan lomba balita sehat ini bukan sekadar ajang kompetisi, untuk mencai siapa yang menjadi juara melainkan sebagai sarana edukasi bagi para orang tua. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap gizi, kebersihan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para ibu dan orang tua semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini. Anak yang sehat adalah investasi masa depan bangsa, dan peran keluarga sangat menentukan dalam mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini menjadi inspirasi bagi kaum perempuan, khususnya para ibu, untuk terus berperan aktif dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program PKK demi kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Kepala Desa Watowara, Alexander Gena Teluma, S.IP, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai lomba balita sehat merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup anak.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Saya berharap seluruh masyarakat, terutama para orang tua, dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini untuk meningkatkan pola asuh dan perhatian terhadap kesehatan anak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa secara resmi membuka kegiatan lomba balita sehat sebagai tanda dimulainya rangkaian acara. Suasana semakin semarak dengan antusiasme peserta dan dukungan dari para pendamping.

Lomba balita sehat ini diikuti oleh anak-anak dengan kategori usia 13 hingga 56 bulan. Penilaian dilakukan secara profesional oleh tim juri dari Puskesmas Lato yang terdiri dari Epifania Ema Making, Edwin Umbu Tallu, dan Elisabeth Siku Weking. Para juri menilai berdasarkan beberapa kriteria, antara lain kondisi kesehatan umum, status gizi, kebersihan, serta perkembangan fisik dan motorik anak.

Proses penilaian berlangsung dengan teliti dan objektif, di mana setiap peserta mendapatkan perhatian khusus. Orang tua juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tim juri terkait kondisi kesehatan anak mereka, sehingga kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga edukatif.Hasil perlobaan ini akan diumumkan pada hari Kartini yag jatuh pada hari selasa, 21 April 2026.

Selain lomba, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga serta mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, sementara orang tua tampak bangga melihat anak-anak mereka berpartisipasi.

Dengan terselenggaranya lomba balita sehat ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Watowara terhadap pentingnya kesehatan anak semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran Tim Penggerak PKK dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa peran perempuan, khususnya ibu, sangat penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, semangat Kartini terus hidup dalam upaya menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Desa Watowara. ♦ Lipat Aman Balawala