Enam Kafilah MTQ Nagekeo Tiba di Mbay, Wabup Ajak Junjung Sportivitas dan Toleransi

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada saat menyambut para para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 tingkat Kabupaten Nagekeo tiba di Mbay, Rabu, 29 April 2026 / foto: Bambang Nurdianayah

EXPONTT.COM, KUPANG – Sebanyak enam kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 tingkat Kabupaten Nagekeo tiba di Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo, Rabu, 29 April 2026 untuk mengikuti rangkaian kegiatan MTQ yang akan berlangsung hingga 2 Mei 2026.

Kedatangan para kafilah disambut langsung oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, yang ditandai dengan prosesi pengalungan kepada para ketua kafilah.

Baca juga:  Sempat Terancam Putus Sekolah, Murid MIS di Nagekeo Dapat Beasiswa Yayasan Sieben Aehren Jerman

Adapun enam kafilah tersebut berasal dari Kecamatan Aesesa selaku tuan rumah, Kecamatan Boawae, Kecamatan Nangaroro, Kecamatan Mauponggo, Kecamatan Keo Tengah, dan Kecamatan Wolowae.

Dalam sambutan singkatnya, Gonzalo mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an, sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung.

“Silahkan tunjukkan prestasi dalam membaca Al-Qur’an. Bersainglah secara sehat dan sportif. Juara bukan tujuan utama, tetapi merupakan dampak dari kesungguhan dalam bertanding,” ujarnya.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.

“Melalui MTQ ini, kita tanamkan semangat bertoleransi tanpa sekat,” tambahnya.

Pantauan ExpoNTT, seluruh kafilah sebelumnya berkumpul di Lapangan Berdikari, Danga. Dari lokasi tersebut, para peserta kemudian mengikuti pawai ta’aruf menuju lokasi utama MTQ di halaman Masjid Agung Baiturrahman Mbay dengan berjalan kaki.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

Wakil Bupati Nagekeo turut ambil bagian dalam pawai ta’aruf bersama para kafilah, menambah semarak suasana pembukaan.

Menariknya, panitia pelaksana kegiatan MTQ kali ini juga melibatkan unsur pemuda lintas organisasi, termasuk Orang Muda Katolik (OMK) dan pemuda GMIT, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung suksesnya kegiatan keagamaan tersebut.(***)