Relawan Prabowo Gibran Senam Gemoy Massal di Kota Kupang

Jubir TKD Prabowo Gibran Provinsi NTT, Jesica Sodakain saat senam massal, Jumat, 9 Februari 2024 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM – Jelang akhir massa kampanye pemilihan umum (Pemilu) 2024, Tim Kampanye Daerah Prabowo Gibran Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Senam Gemoy Massal, di Kota Kupang, Jumat, 9 Februari 2024.

Senam massal yang digelar di Alun-Alun Kota Kupang itu diikuti ratusan simpatisan dan relawan Tim Kampanye Daerah Prabowo Gibran Provinsi NTT.

Juru Bicara Tim Kampanye Daerah Prabowo Gibran Provinsi NTT, Jesica Sodakain, mengatakan, selain untuk mengajak masyarakat untuk hidup sehat, gelaran senam massal ini untuk menyambut hari pencoblosan, pada 14 Februari 2024 mendatang.

Baca juga: Jangan Sampai Terlambat, Ini Jam Pemungutaan Suara di TPS

“Senam massal digelar Tim Kampanye Daerah Prabowo Gibran NTT untuk mengajak seluruh masyarakat khususnya di NTT untuk bersuka cita dalam menyambut pemilu, karena ini pesta demokrasi kita bersama,” ungkapnya.

Jesica Sodakain juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak golongan putih (golput) dan menggunakan hak pilih dengan bijaksana di Pemilu 2024.

“Datanglah ke TPS (tempat pemungutan suara), gunakan hak pilih, jangan sampai kita golput, karena suara kita menentukan nasib Indonesia,” imbaunya.

Baca juga:Dalam Kepedulian Dan Kesederhanaan (In Sollicitudine Et simplicitate)

Jesica berharap, dari Pemilu 2024 bisa terpilih pemimpin yang benar-benar dibutuhkan bangsa, negara dan masyarakat.

Terkait pemilihan presiden, dirinya meyakini pasangan capres-cawapres nomo urut 2 Prabowo-Gibran bisa meraih target 70 persen suara di NTT.

“Untuk daratan Timor, Sumba dan Flores kami yakin Prabowo Gibran bisa meraih 70 persan suara dan menang dalam satu putaran,” pungkasnya.

Dalam gelarannya, para relawan Tim Kampanye Daerah Prabowo Gibran nampak begitu bersemangat saat mengikuti senam dengan iringan lagu Prabowo Girbran. Suasana juga terpantau kondusif dengan pengawalan sejumlah aparat kepolisian.♦gor

Baca juga:Ormas Garuda Kecam Pernyataan Ketua Majelis Hakim di Sidang Kasus Pembunuhan Roy Bolle