RAT Koperasi Swasti Sari Berakhir Ricuh

RAT KSP Kopdit Swasti Sari ricuh / foto: ist

EXPONTT.COM, KUPANG – Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Swasti Sari Tahun Buku 2025 yang digelar hingga Senin, 27 April 2026 dini hari berakhir ricuh.

RAT dengan agenda penetapan struktur kepengurusan yang baru ricuh setelah pimpinan sidang, Erni Katana, secara sepihak mengetok palu pengesahan setelah sekretaris sidang membacakan berita acara susunan kepengurusan.

Baca juga:  Puluhan Wartawan Ditipu Undangan Palsu RAT Kopdit Swasti Sari, Diduga Ada Perpecahan Internal

Pasalnya dokumen tersebut disahkan tanpa salah satu calon pengurus, Yohanes Sason Helan, sehingga dinilai belum sah untuk disahkan.

Sejumlah peserta mengaku tidak mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Disebutkan, narasi yang dibangun cenderung membenarkan langkah-langkah pengurus dan pengawas, meski dinilai bertentangan dengan mekanisme yang semestinya.

Baca juga:  Puluhan Wartawan Ditipu Undangan Palsu RAT Kopdit Swasti Sari, Diduga Ada Perpecahan Internal

Sebaliknya, forum justru memberikan kesempatan luas kepada pihak-pihak tertentu yang diduga telah disiapkan untuk menggiring opini peserta RAT.

“Setiap kali kami minta bicara, tidak diberi kesempatan. Tapi orang-orang tertentu selalu diprioritaskan,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Suasana semakin memanas setelah pimpinan sidang memilih meninggalkan forum alih-alih meredakan ketegangan.

Baca juga:  Puluhan Wartawan Ditipu Undangan Palsu RAT Kopdit Swasti Sari, Diduga Ada Perpecahan Internal

Mirisnya, RAT yang keos tersebut sebelumnya dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono dan dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final terkait penetapan Ketua Pengurus dan Pengawas KSP Kopdit Swasti Sari periode 2026–2028. (*)