♦ Deritaku Dari Kanker Darah Sampai Stroke
HARI ini Senin 20 April 2026 aku genap 3 tahun terserang stroke. Pada 20 April 2023 pagi usia doa syukur pagi bersama isteri kaki kiri ku lemas dan aku sempat panik, beberapa jam baru sahabat ku Yulius Ola membawa ku ke RS Leona Kupang. Aku terserang stroke karena kesalahan ku tidak minum obat pengecer darah 10 hari tidak belanja di apotek. Sebab aku sudah gejala jantung sejak 2019 dan ketika di rawat di RS Siloam dokter sudah saran dan kasi obat pengecer darah. Jadi, sesama teman yang sudah di kasi obat pengecer darah wajib minum rutin sesuai saran dokter selama seumur hidup apalagi berusia diatas 60 tahun.
Hari ini Senin 20 April 2026 saya genap tiga tahun menderita stroke. Tetapi aku sudah sehat, karena sudah merubah pola makan, tidak konsumsi garam, tepung, beras, gorengan dan minuman bergula. Aku hanya makan ubi rebus, pisang kepok rebus, jagung, kacang2an dan buah. Air putih hangat saat perut kosong pagi menjadi kewajiban setengah liter, olahraga rutin setengah jam dan jalan kaki. Juga meditasi setengah jam dan berpuasa makan kecuali air putih hangat selama 18 jam. Puasa makan atau intermitenfasting sangat membantu pulihkan strok. Jangan lupa terapi selacara alami dengan afirmasi positif, berkata dalam nurani, bahwa saya sehat. Sukacitalah selalu rajin nonton drama lucu di media sosial. Interaksi dan healing sambil jalan adalah salah satu aktivitas menyembuhkan stroke. Derita sakit sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ziarah kehidupan ku. Tahun 1983 aku menderita penyakit mematikan yaitu kanker darah atau leokimia darah merah di serang darah putih. Tetapi jiwaku di selamatkan Ibu Nafsia Mboi ketika sebagai Ketua PKK NTT isteri dari Gubernur NTT ketika itu Ben Mboi. Aku difasilitasi Ibu Nafsia Mboi dirawat di Bagian hematologi RSCM Jakarta.
Wajahku pucat lesuh akibat HB dibawah 5 atau 6. Di samping kegiatan ku sebagai wartawan Mingguan Mutiara Cawang Jakarta Timur aku wajib transfusi darah yang sudah di endap. Aku setiap Minggu ke PMI Kramat Raya 47 Jakarta untuk ambil darah yang sudah di endap dan harus di transfusi dalam waktu satu setengah jam. Terus berjalan seiring waktu sambil pacaran dengan isteri ku sekarang Christine Tarini 5 Agustus 1987 di Sendang Sono Jogjakarta. Terkait kanker darah ada saran seorang medis yang bertugas di poliklinik Sinar Harapan yang saran agar cepat sembuh dari penyakit kanker darah yaitu minum air putih yang banyak dan makan semua jenis buah-buahan yang mudah. Resep ini ku ikuti.
Isteriku yang ketika itu masih pacaran rutin sepulang dinas di RS Carolus singgah di pasar Jatinegara Jakarta Timur untuk belih buah dan air bawah ke kos ku di Jalan Tariis Cawang Jakarta Timur. Merawat kesehatan sangat penting dan wajib, menjaga pola makan, minum air putih hangat dan olahraga serta wajib jemur di mata hari di bawah jam sepuluh pagi. Inilah kisah singkat dari kanker darah dan berlanjut usia senja stroke. Ketika penyakit merapat ke tubuh kita jaga hati dan pikiran positif agar seimbang menjalani kehidupan yang hanya numpang sementara di dunia ini. Jadikan sakit bagian hidup yang bisa di pulihkan oleh manusia yang sadar serta afirmasi positif kepada diri sendiri dan jangan lupa berdoa kepada Sang Pencipta langit dan bumi.♦








