RUPS Luar Biasa Bank NTT, 27 November 2023

EXPONTT.COM – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank NTT akan diselenggarakan Senin, 27 November 2023. Sebuah sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada expontt.com Jumat 10 November 2023 menjelaskan, penyelenggaraan RUPS-LB dalam rangka menjawab surat Dewan Komisaris Nomo 086/DK/PTBPDNTT/XI/2023 tanggal 9 November 2023 atau tujuh hari sebelum pelaksanaan RUPS-LB.RUPS-LB akan diselenggarakan di Aula  Fernadez lantai 4.

Ketua Komisi III DPRD NTT Jonas Salean mengharapkan dalam RUPS – LB bisa mengganti semua pengrus yang bermasalah seperti diwartakan selama ini. ”Kita mengharapkan komisaris utama kembali seperti dulu ditempatkan dari Pemda NTT seperti Kepala Biro Keuangan, Sekda, atau Kepala BKD sehingga mempermudah koordinas.  Supaya citra Bank NTT jangan semakin buruk di mata masyarat jangan terpuruk, Kami DPRD NTT selaku pengawas dan Pemda NTT memliki saham lebih dari 700 Miliar, minta kepada pengacara Bank NTT yang juga atas nama pemegang saham pengendali, pemegang saham Seri A dalam hal ini, para bupati dan walikota serta pemegang saham Seri B supaya jangan mengambil sikap bodoh untuk naik banding atas kemenangan Mantan Dirut Bank NTT Izhak Eduard Rihi.

Dengan Izhak Rihi menggugat, rakyat NTT kini tahu kebobrokan Bank NTT terbuka lebar, terang bendaerang. Sebab, dengan kemenangan  Izhak Rihi, rakyat tahu jika para pengurus dari Komut,para direksi dan Dirut sudah melakukan kejahatan perbankan, pelanggaran berat. Jadi saya harapkan, pengacara pemegang saham pengendali dan semua pemegang saham Seri A dan B harus bertanggungjawab secara hukum jika Bank NTT kolaps dan turun status ke BPR. Saat ini, dengan berita miring tentang Bank NTT para perusahaan besar bisa menarik modal dari  bank ini, dan rakyat semakian percaya kalau bank ini, tidak lagi mensejahterakan rakyat NTT.”

Hal lain yang disampaikan Jonas Salean, terkait kemenangan Izack, walau baru tingkat pertama dengan kemenagan hanya dengan cara damai. Pemegang saham pengendali harus ambil jalan kebijakan damai dengan Pak Izach. “Supaya jangan perpanjang paling benar dengan jalan damai dan laksanakan semua keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas I Kupang 8 November 2023,” tegas Jonas Salean. ♦ wjr