EXPONTT.COM, KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai berlakukan Work From Home (WFH) sejak Jumat, 10 April 2026.
Penerapan WFH di Pemprov NTT diberlakukan sesuai dengan Surat Edaran Gubernur NTT nomor 800/102/BKD1.3, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari efisiensi.
WFH akan dilakukan setiap hari Jumat dengan sebagian besar pegawai bekerja dari rumah.
Meski begitu, Pemprov NTT memastikan pelayanan publik akan tetap berjalan seperti biasa.
Mengutip IDN Times, Plh Sekretaris Daerah NTT Rita Wuisan mengatakan, layanan publik tetap berjalan sesuai Surat Edaran Gubernur NTT tentang transformasi budaya kerja ASN yang mulai berlaku sejak 1 April 2026 ini.
Berikut daftar perangkat daerah/unit kerja yang dikecualikan dari WFH:
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT
– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT
– Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT
– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT
– Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT
– RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang
– RS Khusus Jiwa Naimata Kupang
– UPTD Pendapatan
– UPTD Laboratorium Kesehatan
– UPTD Kesejahteraan Sosial Anak
– UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia
– UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita
– Satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB dan unit kerja layanan publik lainnya.
Instansi di atas tetap beroperasi penuh karena berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, hingga penanganan bencana. “Sekolah-sekolah dan layanan publik itu tetap berjalan seperti biasa,” jelas Rita.








