Pemkab Kupang Terus Lakukan Penataan Kawasan Pantai Teres dan Fatubraun

Pantai Teres
Pantai Teres

EXPONTT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan penataan dan pembangunan infrastruktur di kawasan wisata Pantai Teres maupun di Fatubraun.

Dilansir dari republika, Bupati Kupang menuturkan, beberapa fasilitas yang telah dibangun di kawasan pantai Teres, seperti aula lopo besar, panggung terbuka di pinggir pantai, taman bunga bougenvil, lopo-lopo bersantai, tempat untuk pengunjung bisa minum air langsung dari keran, kolam renang, kolam pemancingan ikan, ditambah dengan penerangan kawasan pantai Teres.

“Pemkab Kupang juga menyiapkan teropong di Puncak Fatubraun yang sedang dipesan dari Selandia Baru sehingga melengkapi fasilitas di lokasi wisata ini agar dinikmati oleh para pengunjung,” ungkap Korinus.

Baca juga: Dirut PT. Yeti Darmawan Ancam Yani Kota Anggota DPRD Ende

Menurut Bupati Kupang, NTT, destinasi wisata Fatubraun dan Pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan yang memiliki panorama alam yang indah dan merupakan wisata unggulan daerah itu.

“Dua lokasi wisata itu menjadi lokasi tujuan wisata unggulan di Kabupaten Kupang karena memiliki panorama alam yang sangat indah untuk dikunjungi wisatawan,” kata Korinus, Senin 17 Januari 2022.

Dibangun dari swadaya masyarakat

Ia juga mengatakan pembangunan, fasilitas dalam kawasan pantai Teres dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan menekan biaya yang lebih hemat. Sebagai contoh Lopo 1 unit jika diproyekan harganya sekitar Rp 75 juta, namun dikerjakan masyarakat hanya Rp25 juta per unit.

Baca juga: IRT di Kota Kupang Ditemukan Gantung Diri Usai Bertengkar Dengan Suami

Ia menambahkan, Lopo yang besar dalam kawasan wisata Pantai Teres bisa dijadikan aula pertemuan baik untuk kegiatan pemerintahan maupun pihak swasta yang melaksanakan pertemuan sambil berwisata.

Salah satu fasilitas yang masih diharapkan ialah penyambungan jaringan listrik PLN ke lokasi wisata ini yang belum terealisasi.

“Kami akan segera menyurati Menteri BUMN agar listrik dapat dikerjakan menuju lokasi wisata, sehingga geliat ekonomi masyarakat di daerah itu bertumbuh,” kata Korinus.

Ia sangat optimis arus kunjungan wisata ke dua lokasi wisata itu sangat tinggi karena panorama alam di dua lokasi itu sangat indah baik pada saat matahari terbit maupun matahari terbenam.
republika.co.id

Baca juga: BMKG Imbau Warga NTT Waspadai Curah Hujan yang Meningkat Beberapa Hari Kedepan