Upacara HUT ke-80 RI, Bupati Nagekeo Dorong Penguatan Infrastruktur Pertanian Demi Ketahanan Pangan

Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dan Gonzalo Muga Sada bersama istri berpose saat upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu, 17 Agustus 2025 / foto: ExpoNTT

EXPONTT.COM, MBAY – Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dorong penguatan infrastruktur pertanian untuk ketahanan pangan Kabupaten Nagekeo.

Hal tersebut Simplsius Dontaus dalam pidatonya di upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu, 17 Agustus 2025.

Upacara yang digelar Lapangan Berdikari Kota Mbay dipimpin Bupati Nagekeo dengan inspektur upacara Komandan Upacara Lettu. Inf. Abdurahman Akbar.

Dalam pidatonya, Simplisius mengatakan, Indonesia adalah negara agraris dengan 75 persen penduduknya adalah petani dengan hamparan lahan pertanian yang sangat luas.

Baca juga:  Perjuangan Bupati Nagekeo Berbuah Manis, Pelabuhan Maropokot Mulai Direvitalisasi

Dirinya menegaskan, untuk mendukung program swasembada pangan dan peningkatan produksi pertanian, dimana pemerintah akan lakukan intervensi pengadaan alsintan, untuk percetakan lahan baru, pengadaan pupuk, menyediakan bibit dan pelatihan keterampilan para petani.

Simplisius Donatus menegaskan, Pemerintah Nagekeo saat ini telah mengelaborasi dan mengintegrasikan program Pembangunan Nasional dan Program Pembangunan Propinsi dalam Panca Cita program pembangunan Kabupaten Nagekeo, yakni:

1. Mewujudkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia;
2. Menyediakan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan;
3. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah;
4. Mewujudkan ketahanan sosial, Iman dan Budaya serta ekologi;
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Baca juga:  Kepala LLDIKTI XV Buka-Bukaan Alasan Ketua STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup Pimpinan PTS

Dalam kesempatan tersebut, Simplisius mengklaim dalam 100 hari pertama kerja dirinya dan Wakil Bupati telah merealisasikan sejumlah program diantaranya:

1. Mengirim 50 anak – anak dari keluarga tidak mampu berkuliah di ITS Mandala Jember.
2. Percetakan lahan baru seluas 33 Ha di Desa Rendu Butowe Kecamatan Aesesa Selatan.
3. Penanganan masalah ketersediaan air bersih di Kota Mbay, Kecamatan Nangaroro, Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Boawae.
4. Penanganan masalah banjir di Kota Mbay dan sekitarnya.
5. Penanganan masalah sampah di Kota Mbay.
6. Penataan Pasar Danga Kota Mbay.
7. Nagekeo satu data dalam rangka mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Digital.
8. Mall pelayanan terpadu yang berlokasi di Kantor Kapet Mbay”.
(***)