EXPONTT.COM, MBAY – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Nagekeo resmi melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2025 sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
Proses pemilihan ketua dilakukan melalui mekanisme rapat Dewan Syuro, di mana setiap DPD diminta mengusulkan delapan nama calon oleh DPP.
Selanjutnya, Dewan Syuro DPP melakukan rapat untuk menentukan struktur kepengurusan baik di tingkat DPP, DPW, maupun DPD. Hasil keputusan rapat tersebut kemudian diserahkan kepada Presiden PKS untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi.
Sesuai arahan Presiden PKS, Musda dilaksanakan secara sederhana dan serentak secara hybrid di seluruh Indonesia pada tanggal 6 September 2025, dengan memanfaatkan sekretariat masing-masing daerah.
Arahan kesederhanaan ini diberikan mengingat kondisi nasional yang saat itu tengah memanas akibat demonstrasi dan kerusuhan pada 26 Agustus 2025 di ibu kota, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan masyarakat maupun aparat keamanan.
Di Kabupaten Nagekeo, Musda digelar di Sekretariat DPD PKS, yang berlokasi di rumah Abdul Muthalib Abdurrahman, Jalan Jenderal Soeharto, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa. Dalam forum tersebut, Abdul Muthalib Abdurrahman resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Nagekeo periode 2025–2030.
Dalam pernyataan politiknya, Ketua terpilih Muthalib Abdurrahman menegaskan komitmen PKS sebagai partai yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat.
“PKS adalah partai yang terbuka untuk semua elemen masyarakat. Ke depan, kami akan turun ke kecamatan dan desa-desa guna memberikan penguatan kepada seluruh kader dalam menyongsong Pemilu 2029. Prinsip politik tanpa sekat akan kami jalankan, agar tujuan partai secara nasional, khususnya di Kabupaten Nagekeo, dapat tercapai, yaitu menghadirkan keterwakilan PKS di tiga daerah pemilihan,” ujarnya Senin 20 Oktober 2025 di Mbay.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan bersilaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo untuk membangun komunikasi dan kerja sama konstruktif.
“Kami akan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dengan tetap memegang sikap kritis yang konstruktif demi kepentingan masyarakat Nagekeo tercinta,” tambahnya.
Muthalib juga menegaskan bahwa soliditas struktur kepengurusan menjadi modal utama PKS Nagekeo untuk terus berkembang dan memperkuat peran politiknya di tingkat daerah.(***)








