Jemaat GMIT Ebenhaezer Mbay Rayakan Natal Bersama, Keluarga Menjadi Pusat Kasih dan Iman

EXPONTT.COM, MBAY – Rayon 3 Jemaat GMIT Ebenhaezer Mbay menyelenggarakan Perayaan Ibadah Natal dengan penuh khidmat pada Minggu, 21 Desember 2025.

Ibadah berlangsung di kediaman Bapak Agus Bureni, Desa Maropokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Lakukanlah Keadilan, Cintai Kesetiaan, dan Hidup Rendah Hati di Hadapan Tuhan” (Mikha 6:8), dengan subtema “Tuhan Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).

Baca juga:  Langgar Kode Etik, Brigpol YM Resmi Dipecat dari Polres Rote Ndao

Ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Ebenhaezer Mbay, Pdt. Jamres Johanis Ur. Dalam renungannya, ia menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus merupakan wujud nyata Tuhan hadir dalam sejarah keselamatan umat manusia.

“Tuhan hadir bukan dalam kemegahan, melainkan dalam kesederhanaan untuk membawa keselamatan bagi manusia,” ungkap Pdt. Jamres.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keluarga merupakan ruang pertama dan utama untuk menghidupi nilai keadilan, kesetiaan, dan kerendahan hati di hadapan Tuhan.
“Dari keluarga yang takut akan Tuhan diharapkan lahir pribadi-pribadi yang membawa damai, menjadi terang, serta berkontribusi positif bagi gereja, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

Ibadah Natal Rayon 3 ini dihadiri oleh jemaat setempat serta jemaat tamu dari Rayon 1, 2 dan 4. Turut hadir pula unsur lintas institusi, antara lain personel TP Batalyon 834 Mbay, Polres Nagekeo, Kepala Desa Maropokot, Syahbandara Maropokot, KPPP Laut, serta para tokoh masyarakat.

Baca juga:  Penipuan Online Makin Marak, OJK Ingatkan Waspada di Media Sosial

Perayaan Natal berlangsung secara sederhana namun sarat makna.
Momentum ini menegaskan kembali esensi Natal sebagai perayaan iman yang menghidupkan nilai kasih dan persaudaraan, mempererat relasi antarjemaat, serta memperkuat komitmen bersama untuk hidup dalam kasih Yesus di tengah kehidupan bermasyarakat. (***)