MULUT seribu, merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Rote Ndao. Gugusan pulau-pukau kecil yang menyerupai labirin, merupakan ciri khasnya.
Ada aktifitas penduduk di lokasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mencari ikan oleh para nelayan dan budidaya rumput laut yang dilakoni para petani rumput laut. Semuanya menambah keindahan di atas air yang sangat tenang.
Belum lagi, dengan banyaknya teluk, membuat mata termanjakan dengan pemandangan alam yang beraneka ragam. Bahkan, dari jernihnya air yang berwarna kehijauan, semua terumbu karang terlihat indah di dasar laut. Dan semuanya itu, hanya dapat dinikmati di mulut seribu, desa Daima, Kecamatan Landu Leko.
Lokasi ini kemudian dikenal dengan sebutan mulut seribu dari penamaan ‘Lokonamon’ oleh warga sekitar. Disebut ‘seribu’ karena terhampar banyak sekali pulau-pulau kecil yang tak menyambung.
Sehingga dari setiap ujung itulah, dengan sendirinya berbentuk seperti ‘mulut’ yang kemudian diakses sebagai jalur keluar dan masuk/pintu. Tetapi tak semua pintu-pintu tersebut dapat dilalui, karena setiap pintu memiliki kedalaman air yang berbeda pula.
Di tempat inilah, setiap pengunjung akan diselimuti sensasi tiada tara dengab penyusuran yang berkelok-kelok. Dan sajian alam yang masih lestari, seolah menyambut hangat dari lambaian dedaunan yang ditiup angin.
Dari pesona yang dimilikinya, Mulut Seribu, diidolakan oleh Kabupaten Rote Ndao, dalam nominasi surga tersembunyi terpopuler, anugerah pesona Indonesia (API) tahun 2020. Diketahui, penilaianya yang dilakukan melalui vote pada bulan Agustus mendatang.
“Mulut seribu idola kita, idola seluruh masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Kita sangat bangga miliki Mulut Seribu”, kata Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten Rote Ndao, Jermi Haning, melalui Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran, Bambang Haryo Basuseno, kepada wartawan, Rabu 15 Juli 2020.
Tak berlebih dalam harapan, Bambang menyakini, Mulut Seribu akan membuka mata dunia, bahwa, di pulau terselatan Indonesia, ada sebuah surga yang belum banyak diketahui. Sehingga melalui ajang ini, Bambang masih menyakini bahwa mulut seribu akan dibanjiri pengunjung. “Kita akan membuka mata dunia melalui ajang ini. Bukan juara yang menjadi tujuan utama, tetapi setidaknya dapat dikenal secara luas”, kata Bambang.
Dirinya juga meminta dukungan kepada seluruh masyarakat, untuk memberikan dukungan. Dukungan tersebut bertujuan untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao. “Ayo papa, mama, to’o, te’o, ka’a, fa’di, mari katong (kita) dukung mulut seribu jadi pemenang API tahun 2020. Dukungan itu diberikan dengan cara mengirim sms ke 99386, dengan format API (spasi) 18D. Contoh : API 18D, kirim ke 99386”, ajak Bambang. ♦ ido








