EXPONTT.COM – Sebuah kapal nelayan asal Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT, yang mengangkut 12 orang nelayan tenggelam di perairan Australia.
Sembilan orang nelayan dilaporkan hilang dan tiga lainnya selamat dari insiden itu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang (SAR), Emi Frizer mengatakan, informasi tenggelamnya kapal nelayan itu disampaikan oleh otoritas di Australia.
Baca juga: Jadi Juara Pertama Kali di MotoGP Mandalika, Miguel Oliviera Catat Sejarah
Emi menuturkan, pesawat patroli Australia menemukan kapal ikan dari Rote itu dalam posisi terbalik di peraiaran Australia.
Beberapa nelayan yang selamat kemudian meminta bantuan, sehingga diselamatkan oleh petugas dari Australia.
“Kapal itu dinakhodai oleh Yohanis Balu dan 11 orang anak buah kapal,” ujar Emi, Senin 21 Maret 2022, dilansir dari tribunnews.com.
Emi menyebut, kesembilan nelayan yang saat ini masih hilang yakni, Yohanis Balu, Ibrahim Loe, Yunus Modok, Pice Naluk dan Denis Busu. Selain itu juga ada Panji Balu, Benyamin Pah, Adi Arbet Giri dan Rifan Balu.
Sedangkan tiga orang nelayan yang selamat adalah Melki Giri, Habel Kanuk dan Riki Balu.
Saat ini, kata Emi, tiga orang yang selamat itu dievakuasi ke Broome, Australia Barat, untuk diberi pertolongan medis.
“Sembilan orang ini masih hilang terbawa arus,” kata Emi.
♦tribunnews.com
Baca juga: Remaja di Rote Dianiaya Orangtua Usai Mengaku Dihamili Sang Ayah, Penyelesaian Adat Gagal








