Sebanyak 194 orang pendaftar lulus dalam tahap seleksi administrasi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang merupakan perempuan, sementara 171 orang lainnya merupakan laki-laki.
194 orang tersebut berasal dari berbagai profesi, di antaranya 46 orang advokat atau konsultan hukum, 31 orang berasal dari swasta dan BUMN, 28 orang dosen, 23 orang penegak hukum (polisi, jaksa dan hakim), sepuluh orang auditor, dan empat orang dari KPK. Nama-nama calon yang lolos seleksi tahap pertama ini akan diumumkan dalam situs www.capimkpk.setneg.go.id.
Salah satu putra NTT yang juga lolos seleksi administrasi dalam seleksi Calon Pimpinan KPK periode 2015-2019 adalah Fransiscus Ramli, S.H. Fransiscus adalah putra asli Manggarai.
Fransiskus Ramli, S.H, lahir di Kumba, 24 Januari 1972, beragama Katolik, dengan alamat Jalan Satar Tacik 108, RT 012, RW 006, Kelurahan Tenda, Kabupaten Manggarai-NTT. Ramli telah menikah dengan Carina Irene Iluh, dan telah dikarunia dua orang putri.
Ramli, menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasarnya di SDK Kumba 1, sedangkan SMP dan SMA di Seminari Pius XII-Kisol-Manggarai Timur. Setelah tamat SMA, Ramli melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Gaja Mada (UGM), Yogyakarta dengam memilih jurusan Hukum Internasional.
Ramli menyelesaikan studinya di perguruan tinggi tersebut dengan gelar Sarjana Hukum (S.H). Setelah mendapat gelar SH dari UGM dirinya aktif dalam organisasi sosial dan politik, diantaranya, Managing Patner, Advokat/Penasihat Hukum hingga sekarang.
Mendirikan kantor Expatrindo Law Ofice (ELO), Fransiskus Ramli, SH dan Patners, serta Direktur, Advokat/penasihat hukum sampai sekarang di Lembaga Bantuan Hukum Manggarai Raya-NTT.
sumber : kotanane.com







