EXPONTT.COM – Rencana musyawarah memilih Ketua PMI Kota Kupang yang rencana hari Selasa 28 Maret 2023 di tunda karena ada kelompok yang mendemo pada Selasa 28 Februari 2023 siang. ”Musyawarah dintunda tunggu saya pulang dulu setelah Rakernas Koni di Balige Sumatera Utara dalam pekan ini.” kata Wagub NTT Josef Nae Soi.
Seketika ditanya apakah pilih yang incumbent atau yang baru, dengan nada tegas Wagub mengatakan, ”Sebaiknya kasih ke anak muda yang masih energik. Kita yang sudah tua harus bijak.” katanya.
Seperti telah diwartakan, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub Jos Nae Soi yang juga Ketua PMI NTT dan Penjabat Walikota Kupang dikabarkan merestui orang muda yaitu dr.Christian Widodo yang juga anggota DPRD NTT.
Ketua demisioner Herman Man, yang telah selesai masa jabatannya, kepada expontt.com Senin 27 Februari 2023 mengaku masih ikut mencalonkan diri untuk dipilih kembali.
Baca juga: Musyawarah PMI Kota Kupang Berakhir Ditunda Karena Ricuh
.”Saya memang sudah demesioner, tetapi saya akan hadir. Dan jika dipilih lagi,ya saya siap.Ini kan kegiatan kemanusiaan, dan kita sudah melakukan yang terbaik selama ini,” jelas Herman Man
Isu bahwa Herman Man panitia Muskot masih tertutup kerjanya, namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Gubernur Viktor Laiskodat dan Wagub Josef Nae Soi, juga Penjabat Walikota Kupang George Hadjoh, telah memberi restu dan dukungan kepada dr Christian Widodo sebagai calon ketua PMI Kota Kupang.
Informasi yang dihimpun, hingga Senin sore ini, tidak ada kabar soal pembukaan pendaftaran dan penjaringan calon ketua yang ingin bertarung di Muskot PMI Cabang Kota Kupang. Terkesan kerja panitia sangat tertutup sehingga menimbulkan kecurigaan kalau panitia sudah diatur oleh Herman Man sehingga hanya ada calon tunggal.
Herman Man ketika dikonfirmasi expontt.com Senin 27 Februari 2023 pukul 12.15 Wita mengelak kalau mengintervensi kerja panitia untuk memuluskan dirinya menjadi calon tunggal ketua PMI Kota Kupang. “Tidak ada intervensi. Siapa bilang begitu. Saya ini sudah demisioner jadi tidak ada kewenangan atur-atur panitia. Yang omong itu tidak mengerti anggaran dasar dan rumah tangga PMI,” kata Herman Man.
Baca juga: Wajibkan Siswa SMA di Kupang Masuk Jam 5 Pagi, Gubernur NTT: Supaya Bisa Masuk UI, UGM atau Harvard
Dia juga mengatakan tidak mau mencalonkan diri sebagai ketua. “Tapi kalau diusulkan ya saya masih bersedia,” jawab mantan Wakil Walikota Kupang ini.
Dukung dr. Christian
Secara terpisah, dr Christian Widodo kepada wartawan di ruang kerjanya seperti diwartakan mediantt.com, menyatakan bersedia menjadi ketua PMI Kota Kupang periode 2023-2028. Apalagi, dia sudah mengantongi restu dan dukungan dari Gubernur dan Wagub NTT, juga Penjabat Walikota Kupang.
“Persoalan sekarang adalah hingga saat ini (saat berita ini tayang, red), panitia belum membuka pendaftaran atau penjaringan calon. Jadi kita masih menunggu informasi dari panitia Muskot PMI Kota Kupang,” kata Anggota DPRD NTT ini.
dr Christian juga mengingatkan, kalau panitia Muskot itu tetap tertutup lalu dipaksakan jalan, maka Penjabat Walikota Kupang selaku Pelindung PMI Kota Kupang bisa menyatakan bahwa Muskot itu tidak sah karena panitia tidak pernah membuka penjaringan bakal calon ketua.
Baca juga: Musyawarah PMI Kota Kupang Berakhir Ditunda Karena Ricuh
“Prinsipnya saya bersedia maju jadi ketua PMI Kota Kupang. Karena ada dukungan dari Pa Gubernur, Pa Wagub dan Pa Penjabat Walikota. Kita hanya tunggu panitia buka penjaringan calon sebelum Muskot besok, ”tegas dr Chriatian, yang mengaku telah sowan ke Herman Man untuk menyampaikan keinginannya maju di Muskot PMI Kota Kupang.
Soal Tata Cara Pemilihan Kepengurusan, menurut Bab X Pasal 42 ART; bahwa Penetapan calon Ketua Umum/Ketua dilakukan dengan tahapan: penjaringan bakal calon; penetapan bakal calon; pemilihan calon; dan penetapan calon.
“Nah, sampai siang ini panitia belum buka penjaringan dan pendaftaran bakal calon. Karena itu, Muskot besok itu bisa dianggap ilegal dan bisa batal. Setelah tiga bulan akan ditunjuk caretaker dari PMI Provinsi NTT,” kata dr Christian Widodo.
Dia juga bertekad maju karena melihat kerja PMI yang mulia bagi kemanusiaan. “Saya mau maju karena ingin mengabdi juga bagi kemanusiaan melalui PMI. Lebih dari itu juga untuk membenahi PMI Kota Kupang,” tegas politisi PSI ini. ♦ wjr
Ikuti berita dari EXPONTT.com di Google News
Baca juga: Dukung Jam Masuk SMA/SMK Pukul 05.30, Pemkot Kupang Akan Siapkan Bus Sekolah








