Hilang Seharian, Seorang ODGJ di Kupang Ditemukan Mengapung di Sungai

kupang
ilustrasi jasad mengambang di sungai

EXPONTT.COM – Warga Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dihebohkan dengan penemuan jenazah yang mengapung di sungai pada Senin 8 November 2021 malam.

Jenazah tersebut adalah RT (40) warga Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

RT selama ini diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), ia ditemukan mengapung di sungai dan mengeluarkan aroma busuk.

Jasad RT pertama kali ditemukan oleh Damaris Radja (55), ibu rumah tangga yang juga warga Dusun Kuanoah, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang yang saat itu sedang mencuci.

Baca juga:Sopir Dump Truk Maut di TTS Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Diketehui RT selama ini tinggal serumah dengan kakak kandungnya Herman Th (41) di Desa Noelbaki.

Diperoleh informasi bahwa pada Sabtu 6 November 2021 sekitar pukul 19.00 WITA, korban pamit untuk pergi ke gereja.

Namun Herman Th tidak mengizinkan korban pergi karena korban sementara dalam keadaan gangguan jiwa.

Selanjutnya pada Minggu 7 November 2021 sekitar pukul 06.00 WITA, Herman Th meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah tetangga guna menangkap ayam.

Baca juga:Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK Terkait Bisnis PCR

Di rumah hanya ada korban sendiri. Sekitar pukul 06.30 WITA, Herman Th kembali ke rumah dan mendapati korban sudah tidak berada di rumah.

Herman Th bersama pihak keluarga berusaha mencari korban akan tetapi tidak menemukannya.

Ditemukan terapung di Sungai

Senin 8 November 2021, sekitar pukul 19.00 WITA, Damaris Radja yang sementara berada di sekitar sungai melihat korban terapung dan mengeluarkan aroma busuk.

Ia kemudian memberitahukan kepada warga disekitar sungai tersebut dan meneruskan informasi tersebut kepada pihak Kepolisian Polsek Kupang Tengah.

Baca juga:Teka Teki Identitas Jasad Ibu dan Anak di Penggalian Pipa di Kupang, Keluraga ini Menanti Tes DNA

Anggota piket Polsek Kupang Tengah dipimpin Ka SPK Aiptu Iswadi mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Tarus, Kabupaten Kupang untuk dilakukan pemeriksaan awal karena kondisi jasad korban sudah membusuk.

Anggota Polres Kupang dipimpin Ka SPKT Ipda Basilio Pereira, SH beserta tim inafis Polres Kupang mendatangi lokasi guna mengevakuasi dan memeriksa korban.

Pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga sehingga jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kota Kupang untuk dilakukan pemeriksaan luar memastikan penyebab meninggalnya korban.

Baca juga:DAMRI Buka Rute Baru, Bandara El-Tari – Motaain

Humas Polres Kupang, Aipda Lalu Randy Hidayat yang dikonfirmasi Selasa 9 November 2021 menyebutkan kalau pihak medis masih memeriksa dan visum jenazah korban guna memastikan penyebab kematian korban. Sejumlah saksi sudah diperiksa pihak kepolisian.

telisik.id