EXPONTT.COM, KUPANG – Paket bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024, Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang (OASE) memutuskan pamit dari kontestasi Pilgub NTT.
Hal tersebut Orias dan Sebastian sampaikan secara terbuka saat menggelar ibadah syukuran OASE, Sabtu, 31 Agustus 2024, dihadapan para hadirin yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam wawancaranya, Orias mengakui salah satu yang menjadi pertimbangan tidak ikutnya Paket OASE ke Pilgub NTT karena persyaratan lanjutan partai yang tidak sejalan dengan prinsip nilai yang diyakini dan diperjuangkan paket OASE, salah satunya mahar.
Menurut Orias, mahar politik adalah salah satu faktor yang menyebabkan biaya politik menjadi sangat mahal dan hal itu sangat membebani para calon baik dalam proses maupun ketika terpilih nanti.
Orias berpandangan dengan adanya mahar, membuat proses pencalonan kepala daerah menjadi salah. “Satu rupiah pun untuk bayar disitu, kan itu salah,” tambahnya.
Lebih lanjut orias mengatakan setiap partai harus melakukan seleksi terhadap setiap calon dengan melihat visi misi yang dibawa bukan dari isi kantong para calon. “Seleksinya itu visi dan misinya, bukan isi tas,” ujarnya.
Paket OASE mengusung tagline “Jangan Mencuri”, mengapreasiasi dan berterima kasih secara khusus kepada Partai Hanura dari level daerah sampai ke level pusat dan khususnya kepada Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) yang telah mendukung penuh paket OASE dengan memberikan rekomendasi. “Hanura saya terima kasih karena tidak ada mahar” tutupnya.♦gor








