Fransisco Bessi Tanggapi Santai Tudingan Penggelapan Uang Taekwondo NTT, “Ada Kejutan Besar Dalam Waktu Dekat”

Fransisco Bessi / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Nusa Tenggara Timur (Pengprov TI NTT), Fransisco Bessi menanggapi isu miring yang menuding dirinya menggelapkan dana organisasi Pengprov TI NTT.

Dengan nada santai namun tegas saat dihubungi via telepon, Fransisco Bessi menjawab tudingan itu dengan peribahasa “Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri”.

Pengacara kondang Kota Kupang ini menyebut tudingan ini merupakan agenda settingan yang disutradari pihak-pihak yang tak mampu bersaing secara sportif di pemilihan Ketua Pengprov TI NTT.

Fransisco Bessi menyebut uang yang disebut dialihkan ke pihak lain di luar organisasi adalah uang reimburse atau pengganti biaya perjalanan dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Uang reimburse itu berjumlah kurang lebih Rp.9juta.

Baca juga:  Empat Nama Teridentifikasi sebagai Admin “Lika-Liku NTT”

Sisco Bessi menuturkan, saat itu tahun 2023, pengurus Pengprov TI NTT atas nama Erdin Nuga ayah dari Filmon Nuga mengikuti kegiatan di Jakarta. Erdin berangkat dengan uang yang memang sudah dianggarkan Pengprov TI NTT untuk membiayai perjalanan tersebut.

Beberapa waktu setelah kegiatan, uang reimburse itu pun masuk ke rekening bank milik Erdin Nuga. Mendapat informasi tersebut, Sisco Bessi kemudian mempersilahkan Erdin boleh menggunakan uang tersebut senilai Rp.5 juta, sementara lainnya dikirim ke rekening bank atas nama Rolyn.

Baca juga:  BULOG NTT Jamin Ketersediaan Stok “Minyak Kita”

“Ini uang organisasi, untuk biayai kegiatan organisasi. Kalau dibalikin ya kita syukur saja, makanya dibagi,” katanya.

“Itu kegiatan tahun 2023, kok ungkitnya baru sekarang? Ada maksud apa ini?,” tambah Sisco.

Terkait tudingan uang Rp.500 juta yang disebutkan anak Erdin Nuga yakni Filmon Nuga, Sisco Bessi balik bertanya terkait uang tersebut. Menurutnya uang tersebut hanya karangan yang diyakini Sisco tidak dapat dibuktikan.

Yang Sisco tahu uang organisasi dipegang Erdin Nuga berjumlah lebih dari Rp.100 juta yang dalam Laporan Pertanggungjawaban tidak dapat dijelaskan penggunaannya oleh Erdin Nuga saat rapat. “LPJ dibuat asal-asalan semaunya sendiri. Saya ada pegang LPJ-nya. Minta dilaporkan di forum resmi di Restoran Hiu juga tidak datang. Ya sudah, makanya saya berhentikan,” tambah Sisco Bessi.

Baca juga:  Taekwondo NTT Bergejolak: Dugaan Penggelapan Dana dan Pencopotan Ketua di Flotim Picu Polemik

Sisco Bessi menyebut, tudingan yang diarahkan kepadanya saat ini hanya bagian dari setingan pihak-pihak tertentu untuk mengganggu tubuh TI NTT.

Untuk itu Sisco telah mempersiapkan diri untuk menghadapi. “Ini dari orang sakit hati, yang tidak sanggup bertanding dalam pemilihan. Membuat cara-cara seperti ini,” katanya.

Diakhir percakapan via Whatsapp, Sisco menyebut akan ada kejutan besar yang akan membuka seluruh fakta rangkaian kejadian ini. “Ingat, akan ada kejutan besar dalam waktu dekat,” pungkasnya.♦gor