BULOG NTT Jamin Ketersediaan Stok “Minyak Kita”

Pimpinan Bulog NTT bersama Satgas Pangan dan Pemerintah Provinsi NTT saat melakukan sidak di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang, Rabu, 31 Desember 2025 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Timur menjamin ketersediaan stok minyak Kita aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Perum BULOG Kanwil NTT rutin melaksanakan monitoring distribusi minyak kita dengan memantau langsung ke pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

Hasil monitoring menunjukkan distribusi berjalan lancar, stok tersedia dan harga stabil sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Hanura Buka Suara Soal PAW Anggota DPRD Kota Kupang Mokrianus Lay

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT Arrahim Kanam menyampaikan Bulog NTTselalu melakukan monitoring stok yang ada di Pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

“Seperti di Pasar Kasih Naikoten dan Pasar Oebobo. Beberapa hari yang lalu Wakil Pemimpin Wilayah turut serta memantau ke pasar oebobo dan pasar Kasih Naikoten,” ungkapnya.

Baca juga:  Ratna Megasari Tak Hadir Mediasi, Fransisco Bessi Fitnah Jesica Sodakain

Menurut Arrahim Dalam mekanisme pengawasan rutin tersebut pihaknya bersama-sama satuan tugas (satgas) pangan dan dinas terkait memantau langsung ke pasar-pasar.

Apabila ditemukan potensi berkurangnya ketersediaan Minyakita di pasar, maka Bulog akan langsung intervensi dengan menambah pasokan. Adapun HET untuk minyak goreng Minyakita adalah Rp15.700 per liter, ujar Arrahim.

Baca juga:  Fransisco Bessi Tanggapi Santai Tudingan Penggelapan Uang Taekwondo NTT, “Ada Kejutan Besar Dalam Waktu Dekat”

Arrahim menambahkan bahwa “Harga Minyak Kita di semua pasar SP2KP NTT yaitu 1 kota dan 21 Kabupaten tidak melebihi HET yaitu 15.700/liter”

Dengan adanya jaminan ketersediaan stok tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan. Sikap bijak dalam berbelanja akan membantu menjaga kestabilan distribusi pangan serta memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan baik.(*)