Hanura Tunjuk Jane Natalia Suryanto Jadi Calon Wakil Gubernur NTT

Jane Natalia Suryanto dan Ketua DPD Hanura NTT, Refafi Gah saat jumpa di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2024 / foto: istimewa

EXPONTT.COM, KUPANG – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Refafi Gah memutuskan untuk mundur dari bursa calon Gubernur NTT dan menunjuk Jane Natalia Suryanto sebagai calon Wakil Gubernur NTT.

Refafi Gah mengaku lebih memilih untuk fokus menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT.

“Saya sudah sampaikan pengunduran diri saya sebagai calon Wakil Gubernur NTT, karena waktu untuk sosialisasi sudah sangat mepet, tinggal dua bulan. Saya lebih memilih untuk ikut pelantikan (DPRD Provinsi NTT) tanggal 3,” ungkapnya, melalui sambungan telepon dari Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2024 malam.

Refafi mengaku dengan pengunduran diri dari pencalonan Wakil Gubernur NTT, dirinya bertanggung jawab untuk langkah Hanura di Pilgub NTT.

Baca juga:  NasDem NTT Sampaikan Pernyataan Sikap Tanggapi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”

Untuk itu dirinya langsung menemui Jane Natalia Suryanto di Jakarta. “Saya diundang dan janjian dengan Ibu Jane. Hari ini saya tiba di Jakarta. Pertemuan yang sangat luar biasa, ternyata ibu Jane dan saya gayanya tidak jauh berbeda,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, keduanya telah berdiskusi dan sepakat untuk membangun Indonesia dari NTT. “Ini tanggung jawab saya untuk mencari figur calon pemimpin yang memilki tagline yang sama dengan Hanura yakni, membangun dari daerah untuk Indonesia dan saya menilai karakter ini ada pada Ibu Jane,,” ujarnya.

Baca juga:  NasDem NTT Sampaikan Pernyataan Sikap Tanggapi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”

Refafi menyebut Jane Natalia Suryanto sebagai sosok yang luar biasa dan telah membuktikannya dengan kerja-kerja nyata.

“Selama ini beliau sudah bergerak jauh sebelum pemilu legislatif 2024, maka dari itu saya meminta beliau agar bersama Hanura. Memang dia saat ini nyaman dengan non-partai, tapi dia bersedia jika menggantikan posisi saya (calon Wakil Gubernur NTT),” jelas Refafi.

Anggota DPRD Provinsi NTT ini mengaku telah menyampaikan hasil komunikasinya ini kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura dan mendapatkan respon yang positif terkait Jane Natalia Suryanto. “Kita lihat saja keputusan dalam beberapa hari kedepan, karena pak ketum masih di luar negeri,” ujarnya.

Baca juga:  NasDem NTT Sampaikan Pernyataan Sikap Tanggapi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”

Terkait dengan koalisi bersama PDI Perjuangan di Pilgub NTT, Refafi menyebut konstelasi politik saat ini semua partai telah mengambil posisi, untuk itu PDI Perjuangan tidak bisa jalan sendiri begitu juga dengan Hanura.

“Sekarang tidak ada partai yang kosong lagi, apapun itu semua akan kita diskusikan bersama PDI Perjuangan dan Hanura. Pokoknya semua untuk yang terbaik untuk kepentingan NTT,” pungkasnya.

Diketahui saat ini di Partai Hanura NTT dari banyaknya figur yang berproses untuk Pilgub NTT tersisa tiga nama untuk nantinya akan diusung oleh Hanura, diantaranya, Ansy Lema dan Fransiskus Lara Aba sebagai calon Gubernur NTT dan Jane Natalia Suryanto sebagai calon Wakil Gubernur NTT.♦gor