Untuk Keseimbangan Politik di NTT, Domu Warandoy Pantas Dicalonkan Sebagai Sekda

EXPONTT.COM – Sekretaris Daerah atau Sekda Sumba Timur Domu Warandoy saat ini selain punya kompetensi dan profesional dibidang kepemerintahan, tetapi lebih pada keseimbangan dan keadilan bidang politik di NTT.

Selama ini, kata Servas Lawang mantan anggota DPRD NTT dan pengusaha berpendapat, “Saatnya Pak Viktor yang pernah berkonflik dengan tokoh adat Sumba dan berkepentingan ekonomi, menurut saya harus perjuangkan agar Domu Warandoy sebagai Sekda. Dari pengalaman yang saya baca, jabatannya mulai dari bawah, kemudian camat dan sampai posisi puncak di pemerintahan yaitu Sekda. Sebagai Sekda, Pak Domy sudah prfesional mengelolah pemerintahan.Jadi pantaslah kalau beliau diperjuangankan sebagai Sekda.”

Nama Domu Warandoy mantan wartawan Harian Pos Kupang tahu 1990-1996 ini didukung pula oleh senior potisi NTT dari Partai Golkar Hugo Rehi Kalembu.

Baca juga: Wartawan di Kota Kupang Dikeroyok Orang Tak Dikenal Usai Jumpa Pers

“Kalau untuk keseimbangan sebaiknya gubernur perjuangan orang dari Pulau Sumba. Rakyat Sumba pasti senang termasuk saya. Apa lagi Domu meniti jabatan mulai dari camat dan sampai Sekda. Kinerjanya bagus. Terbukti jalanannya pemerintahan Sumba Timur baus.Dan,bupati menjadi orang kepercayaan. Karena beliau profesioanl dan sangat dekat dengan semua staf dari staf biasa sampai kepala dinas ya bupati terima enak.” Ituilah kesan Hugo Rehi Kalembu dalam obrolan sepintas Rabu 27 April 2022.

Diisukan dilingkungan pejabat Setda NTT,Domu termasuk calon kuat menggantikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Ben Polo Maing yang akan pensiun 1 Juni 2022 mendatang.

Domu Warandoy, sempat sebagai jurnalis, namun tahun 1996 beralih profesi sebagai birokrat. Sejak 1 Maret 1996, diangkat sebagai calon PNS dengan golongan III/A. Karirnya berjalan mulus mulai dari staf sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemda Sumba Timur. Karena prestasi dan ketekunan, Domu dipercayakan pimpinan camat Tabundung tahun 2000 sampai 2001.

Baca juga:Randy Badjideh Akan Disidang 11 Mei, Peran Sang Istri Akan Terungkap di Pengadilan

Setelah menjabat sebagi camat, Domu dipercayakan sebagai Sekretaris Perwakilan SETUM KPU Kabupaten Sumba Timur, selanjutnya menjadi sekretaris definitif KPU Sumba Timur tahun 2003.

Karena tekun, disiplin dan berprestasi memuaskan, dipercayakan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kasbupaten Sumba Timur dengan eselon IIB ditahun 2013.

Masih ditahun yang sama, Domu kembali dipercayakan bupati sebagai Asisten Tata Praja dari 2013 sampai dengan 2016. Karena karirnya berprestasi, menyelesaikan tugas dengan baik, kembali dipercayakan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Setda Sumba Timur dari 13 Agustus 2018 sampai dengan 12 April 2019 kemudian dilantik sebagai defitif Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur sampai saat ini.

Baca juga: Kejari Kabupaten Kupang Tetapkan Direktur PDAM Kota Kupang Tersangka Kasus Korupsi

Domu dinilai seorang birokrat sejati yang taat dan loyal kepada pimpinan. Selain semua jabatan strategis dipercayakan kepadanya, Domu juga pernah dipercayakan menjadi pelaksana tugas misalnya Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Plt. Bagian PDE, Plt. Bagian Humas, Plt. Kepala Satpol PP, Plt. Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kadis P3AP2 dan KB, Plt. Sekda tahun 2018, Plt. Kepala Bapeda, Plt. Kepala Bappeda, Plt. Kadis Pemuda dan Olahraga sampai 2021.

Domu adalah birokrat yang meniti karir dari bawah hingga saat ini, sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur. Selain berpengalaman sebagai birokrat murni yang syarat pengalaman dan loyal, Domu tipe pejabat yang kerja keras dan disenangi dan menyenangi oleh staf dan atasan. Hal ketika menjadi wartawan Harian Pos Kupang, Domu adalah tipe kerja keras dan beridelias. Berita yang ditulis akurat dan berimbang. Semua tugas sebagai wartawan dijalani dengan hati dan sukacita.

Lulusan Fakultas Hukum Undana Kupang 1991 ini menyelesaikan program Magister Studi Pembangunan di Universitas Kristen Saya Wacana Salatiga Juni 2008. Ia juga aktif mengikuti kegiatan berbagai kursus kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri, Diklat ADUM /PIM IV, Dilkat PIM III dari 1998 sampai 2008.” Dilkat PIM II tahun 2008 di Badan Diklat Surabaya, pernah juga PLH Bupati Sumba Timur dari 17 Februari sampai dengan 26 Februari 2021. ♦ wjr

Baca juga:Randy Badjideh Akan Disidang 11 Mei, Peran Sang Istri Akan Terungkap di Pengadilan