Usai Hadiri Acara Duka, Seorang Ibu di Kupang Temukan Suami Tergantung di Rumah

  • Bagikan
Ilustrasi Gantung Diri

EXPONTT.COM – Semuel Sufmera (66), warga Kampung Tarba, Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, ditemukan tewas tergantung di rumahnya pada Sabtu 16 Oktober 2021 petang.

Semuel ditemukan dalam keadaan tergantung oleh istrinya Lea Sufmera.

Mulanya, sang istri pulang dari acara kedukaan di rumah kerabatnya sekitar pukul 16.00 WITA dan belum mengetahui keadaan suaminya, karena sepulangnya dari acara kedukaan sang istri langsung membersihkan rumput di halaman depan rumahnya.

Baru sekitar pukul 18.00 WITA, istri korban masuk ke dalam rumah dan hendak menyiapkan makan malam.

Baca juga:Aniaya Pacarnya yang Masih di Bawah Umur, Pria di Kupang Diamankan Polisi

Saat itulah ia terkejut mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan leher terlilit tali jemuran, persis di depan pintu kamar.

Sang istri yang panik langsung memotong tali dengan parang yang diagunakan untuk membersihkan rumput.

Korban pun jatuh ke lantai kamar dengan posisi telungkup.

Kemudian istri korban memanggil anak kandung korban, Abdon Sufmera serta Kepala Dusun V, Joni Subu dan tetangga sekitar datang ke lokasi kejadian.

Baca juga:Disambut Gubernur Viktor Laiskodat, Ini Agenda Wapres Ma’ruf Amin Selama di Kupang

Kepala Desa Sahraen menghubungi anggota Bhabinkamtibmas Desa Retraen dan melaporkan kejadian tersebut ke polsek Amarasi, sekitar pukul 23.30 WITA.

Ka SPKT Polsek Amarasi, Aiptu Jefri Edison Takesan bersama anggota langsung ke lokasi kejadian.
Jenazah korban pun diperiksa tim medis Puskesmas Sonraen guna memastikan penyebab kematian korban.

“Hasil pemeriksaan luar tim medis, bahwa korban telah meninggal dunia dan diperkirakan dalam waktu kurang lebih 6 jam sebelum ditemukan,” ujar Kapolsek Amarasi, Iptu Jony Sogeng, Minggu 17 Oktober 2021.

Diperkirakan korban melakukan aksi nekat nya ini pada Sabtu 16 Oktober 2021 siang saat istri korban ke rumah duka dan anak korban sedang tidak berada di rumah.

Baca juga: Kronologi Pria Ditemukan Meninggal di Atas Kapal Feri, Hendak Ikut Pesta Nikah

Tim Inafis Polres Kupang bersama anggota Reskrim Polsek Amarasi melaksanakan olah tempat kejadian perkara di rumah korban.

Istri dan anak korban serta semua keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi.

digtara.com

  • Bagikan