Setelah sosialisasi ini, kata Grace Ndoen akan dilanjutkan dengan beberapa workshop atau pelatihan dalam beberapa waktu ke depan.
“Workshop ini nanti juga akan melibatkan pemangku kepentingan, seperti Dinas Perizinan, Dinas Perindustrian dan Lembaga Halal,” ujar Grace.
Nantinya, hasil produksi akan diluncurkan perdanan pada pameran saat momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia 16-17 Agustus 2024 yang digelar di Kelurahan Nefonaek.
“Pameran itu hanya sebagai media untuk memperkenalkan jika sudah ada kegiatan ekonomi UMKM yang ada di Kelurahan Nefonaek,” jelasnya.
Grace berharap pengembang ekonomi berbasis komunitas ini bisa mengembangkan ekonomi warga di Kelurahan Nefonaek. “Nefonaek ini kan dekat dengan hotel-hotel besar di Kota Kupang, diharapkan kita bisa sediakan oleh-oleh pangan lokal seperti dendeng, kripik, abon ikan dan lain-lain bagi wisatawan yang berkunjung di Kupang,” pungkasnya.
Sementaran itu, Lurah Nefonaek, Josephina Ungirwalu berharap dengan dimulainya kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi warga Nefonaek.
“Ini bukan kegiatan sekedar mengisi waktu, namun kita juga sudah berpikir kedepannya apa yang bisa kita buat untuk Nefonaek dan sekeliling kita,” ungkapnya.
Dirinya menekankan pentingnya UMKM berjalan dengan berkelompok untuk mencapai tujuan bersama peningkatan ekonomi.
“Sesuai dengan pengalama ibu-ibu tadi, berjalan sendiri saja ada hambatan, tapi waktu kita berkelompok, kita bisa saling mengisi hambatan yang ada untuk kita bertahan dan berkembang,” pungkasnya.♦gor







