Warga Kota Kupang Keluhkan Minyak Tanah Langka, Pj Wali Kota Minta Kumpul Pemilik Pangkalan

Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi

EXPONTT.COM, KUPANG – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi meminta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengumpulkan pemilik pangkalan minyak tanah.

Hal tersebut dilakukan menanggapi kelangkaan minyak tanah yang terjadi beberapa waktu terakhir di Kota Kupang.

Salah satu distributor minyak di Kota Kupang, PT Uma Tana Anawara yang dikunjungi Penjabat Wali Kota Kupang, Selasa, 10 September 2024 mengaku jatah pasokan minyak tanah dari Pertamina kepada agen tetap stabil dan tidak ada pengurangan, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 4.000 per liter sesuai aturan SK Gubernur NTT Nomor: 186/KEP/HK/2013.

Baca juga:  Penipuan Online Makin Marak, OJK Ingatkan Waspada di Media Sosial

Distributor menjamin setiap transaksi di tingkat pangkalan sesuai dengan titik koordinat yang sudah ditentukan.

Baca juga:  Sempat Terancam Putus Sekolah, Murid MIS di Nagekeo Dapat Beasiswa Yayasan Sieben Aehren Jerman

Disebutkan juga alur pendistribusian minyak tanah tidak terlalu panjang hingga sampai ke masyarakat, yaitu dari Pertamina ke agen, agen ke pangkalan, dan pangkalan ke konsumen.

Terkait hal itu, Penjabat Wali Kota Kupang meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang untuk segera berkomunikasi dengan para pemilik pangkalan guna mencari solusi atas permasalahan kelangkaan minyak tanah.

Baca juga:  MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Nagekeo Digelar di Mbay, Enam Kecamatan Ambil Bagian

“Saya meminta Kadis Perindag untuk menghadirkan beberapa pemilik pangkalan minyak guna bertemu dan berdiskusi, agar Pemkot bisa lebih cepat mengambil langkah-langkah penting terkait masalah ini,” tegasnya.