EXPONTT.COM, KUPANG – George Hadjoh meminta agar Penjabat Wali Kota Kupang yang baru menjadikan komunikasi sebagai nadi dalam kepemimpinan dan tidak mengeklusifkan diri.
Tongkat estafet kepemimpinan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh segera berpindah ke Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay.
Fahrensy Funay dijadwalkan akan dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat pada Selasa 22 Agustus 2023. Dirinya akan memimpin Kota Kupang hingga Agustus 2024 mendatang.
Baca juga: Fahrensy Funay Gantikan George Hadjoh Jadi Penjabat Wali Kota Kupang 2023/2024
Terkait hal tersebut, George Hadjoh berharap Fahrensy Funay bisa membangun komunikasi dengan semua pihak dalam rangka pelayanan dan pembangunan Kota Kupang setehun kedepan.
“Bangun komunikasi sebagai nadi, tidak boleh mengeksklusifkan diri, bergerak tanpa pandang muka. Begitu kita hanya memperhatikan kepentingan kita, maka kepentingan masyarakat akan terabaikan,” ungkapnya saat diwawancarai usai bertemu Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Selasa, 21 Agustus 2023.
George berharap, sejumlah program yang telah dilaksanakannya, bisa dilanjutkan oleh Penjabat Wali Kota Kupang periode 2023/2024, diantaranya, kebersihan, air bersih dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). “Pertama kebersihan harus dilanjutkan,” tambahnya.
Baca juga: LPSK Buka Pendaftaran Anggota 2024-2029, Catat Syarat dan Tanggal Pendaftarannya
Lebih lanjut, dirinya juga meminta penjabat wali kota yang baru bisa mengawal dengan sungguh penyediaan dan pemanfaatan air bersih di Kota Kupang.
“Air bersih ini tinggal satu tahap, kalau serius tinggal peletakan batu pertama untuk program air laut menjadi air tawar, tahun depan masyarakat sudah bisa rasakan,” tuturnya.
Selain itu dirinya juga meminta penjabat yang akan dilantik untuk memperhatikan terkait peningkatan SDM dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. “Peningkatan sumber manusia di aparatur baik PTT dan ASN itu juga harus dipersiapkan,” pungkasnya.♦gor
Baca juga: Viktor Laiskodat Satu-Satunya Gubernur yang Maju Caleg di Pemilu 2024







