EXPONTT.COM, KUPANG – Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, bertempat di Gedung gereja Petra Balfai Desa Penfui Timur.
Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini merupakan kolaborasi antara dosen Program Studi Matematika dan mahasiswa Program Studi Matematika.
Tim dosen yang terlibat yakni Jusrry R. Pahnael, S.Si., M.Si (ketua), Robertus Dole Guntur, S.Si., M.Math.Sc.,Ph.D, Dr. Dra. Maria A.Kleden, M.Sc, Ir.Maria Lobo, M.Maths.Sc., Ph.D dan Astri Arti.,S.Si.,M.Si, sedangkan tim mahasiswa yang terlibat yakni Yovita M. Dethan, Mariance C. Liunokas, Magdalena C. Soi Bau, Bernadinus Jeharu dan Stefanus W. Kelen.
Kegiatan juga diikuti sejumlah mitra, diantaranya, Kaum perempuan/pengelola keuangan rumah tangga terdiri dari tiga wilayah yaitu jemaat GMIT Ebenheser Matani, GMIT Imanuel Tuameko dan GMIT Petra Balfai.
Dalam acara pembukaan Ibu Ketua Jusrry R. Pahnael, S.Si., M.Si sebagai pembicara pembuka menjelaskan berpikir logis dengan Logika matematika dan Mahir dalam perhitungan bunga bank/pinjaman.
Kemudian dilanjutkan oleh Ibu Sulche Ifone Nafi SE., M.Sc., Ph.D selaku pembicara utama dengan materi berupa pembukuan sederhana dalam rangka meningkatkan kemampuan mengelola keuangan rumah tangga bagi ibu-ibu hebat.
Karena Ibu yang kreatif dan berpikir logis (terapkan kemampuan terhitung dan berlogika matematika) dalam pengambilan keputusan akan menghasilkan generasi yang siap membangun bangsa di masa depan.
Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk melatih kaum perempuan bagaimana berpikir logis terstruktur dengan menggunakan cara berpikir logis matematik, menghitung bunga tabungan maupun bunga pinjaman, memperkenalkan kiat-kiat sederhana namun berkualitas dalam menginvestasi barang atau harta milik menjadi aset masa depan, memperkenalkan beberapa cara membungakan uang melalui usaha kreatif dan produktif sesuai dengan bakat yang dimiliki dan peluang yang ada dengan menggunakan teknologi yang ada (digital marketing).
Dengan demikian diharapkan setelah diberikan pengetahuan logika matematika maka kaun perempuan semakin bertambah pengetahuan dalam hal mengambil keputusan tepat dan dapat membandingkan dan memutuskan perilaku menabung atau meminjam.
Kaum perempuan juga diharapkan mampu memilah kebutuhan utama (pokok) dan keinginan, mampu menghitung bunga pinjaman dan bunga tabungan dengan benar sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk berhutang atau menabung di Bank atau koperasi di masa depan, mampu menciptakan usaha kreatif menggunakan modal sendiri guna menambah perekonomian keluarga sehingga tidak mengganggu penghasilan pokok suami serta mampu menggunakan logika dalam menginvestasikan barang yang dimiliki secara pribadi demi penanaman modal usaha jangka panjang seperti emas, rumah atau tanah menjadi barang berharga di masa depan sehingga dapat dijual atau digadai saat memerlukan uang secara mendesak.(*)








