Renungan

Di Sikka, Remaja Masjid AL Hidayah Tahtakan Patung Bunda Maria

BICARA toleransi di Flores, NTT, khususnya Kabupaten Sikka sesungguhnya telah terbangun sejak dahulu kala hingga saat ini. Kehidupan masyarakat ibu Kota Maumere ini terbangun dalam kekeluargaan dan kebersamaan yang sangat indah. Antara suku dan agama, mereka hidup berdampingan, saling melengkapi dan hormat menghormati satu sama lain. Dalam berbagai kesempatan doa atau kegiatan lainnya, kerukunan hidup antar umat beragama terjalin baik. Bulan Mei setiap tahun merupakan bulan doa Rosario bagi umat Katolik.

Wali Kota : Pesparani Bertujuan Kembangkan Penghayatan Liturgi Gerejani

KEGIATAN Pesparani bertujuan mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengalaman terhadap ibadah dan liturgi gerejani serta mendorong pengembangan seni budaya bernafaskan iman Katolik sebagai salah satu wujud kekayaan multi kulturralisme bangsa Indonesia. Hal ini dikatakan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat melepas kontingen Pesta paduan suara gerejani Katolik (Pesparani) di balai Kota, Rabu, 23 Mei 2018. Jefri dalam sambutannya mengatakan, Pesparani merupakan suatu aktivitas seni budaya dan kegiatan kerohanian umat Katolik

Hari Raya Kenaikan Yesus ke Sorga

BIASANYA perpisahan selalu mengakibatkan kesedihan, kecemasan dan ketakutan namun hal itu tidak terjadi saat Yesus mau berpisah dengan murid-murid-Nya. Justru mereka bersuka cita sesaat setelah Yesus memberikan berkat dan pengutusan kepada mereka. Berkat ini menimbulkan suka cita dalam diri mereka. Berkat ini mengusir kecemasan dan ketakutan. Namun cukupkah mereka tinggal dalam perasaan suka cita? Tentu tidak. Yesus juga menugaskan mereka untuk meneruskan karya-karya-Nya. Refleksi kita, kenaikan ini bukan hanya fakta

Pawai Paskah Tunjukkan NTT Rumah Perdamaian

KETUA Sinode GMIT, Pdt. Merry Kolimon mengatakan, Pawai Paskah yang digelar Badan Pengurus (BP) Pemuda GMIT, Senin 4 Maret 2018 bukan untuk memamerkan kekuatan tapi sebagai komitment untuk membangun NTT sebagai rumah perdamaian dan rumah bersama yang layak dihuni semua masyarakat. Menurut Pdt. Kolimon, momentum Pawai Paskah bukan seremoni biasa. Pawai ini bisa sebagai pesan sungguh-sungguh sebagai kesaksian hidup dari Kristus yang bangkit. Sementa Sekda NTT, Benediktus Polo Maing dalam

Ketika kita beragama tapi tak menaruh iman di dalamnya

“Lihatlah Anak domba Allah!” (Yohanes 1:36)   Misa belum lama usai ketika sekonyong-konyong sebuah keributan terjadi di areal parkir yang ada di pinggir gedung Gereja. Seorang pria seumuran mahasiswa bermata merah menyala menyerang pria yang lainnya. Helm yang harusnya dipakai untuk melindungi kepala digunakan untuk memukul kepala lawannya. Sementara itu, dua perempuan yang sepertinya adalah pacar mereka hanya mampu berteriak-teriak entah karena takut sang pacar terluka atau karena menyesal berpacaran

PDT. DR. Mery Kolimon Raih Penghargaan Internasional Silvya Michel Prize

Di tengah suasana sukacita merayakan usia 70 tahun GMIT dan 500 tahun reformasi gereja, sebuah kabar gembira dari Swiss menyatakan bahwa Pdt. Dr. Mery Kolimon dinobatkan sebagai peraih penghargaan Sylvia Michel Prize. Sylvia Michel Prize merupakan penghargaan berskala internasional yang dianugerahkan kepada perempuan-perempuan bersahaja, baik secara individu maupun berkelompok, yang berinisiatif dan berperan aktif dalam memajukan peranan kaum perempuan di sektor kepemimpinan gereja dan masyarakat. Penghargaan ini merupakan penghormatan terhadap

GMIT dan Keuskupan Agung Komit Bangun Pendidikan

GEREJA Masehi Injili di Timor (GMIT) bersama Keuskupan Agung Kupang komit membangun pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen itu bisa dibuktikan dengan banyaknya sekolah swasta yang dibangun GMIT dan Keuskupan. Ketua Sinode GMIT Pendeta Dr. Merry Kolimon dan Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang, Pr seusai pertemuan di Keusukupan Agung Kupang, Kamis 26 Oktober 2017 mengatakan, pendidikan di NTT merupakan tanggungjawab bersama, bukan hanya pemerintah. Dua pimpinan umat beragama

Refleksi 70 Tahun, GMIT Luncurkan Buku "Berhikmat dan Berbagi"

MEREFLEKSI perjalanan karya pelayanan selama 70 tahun ditengah- tenfah jemaat dan masyarakat, Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) meluncurkan buku berjudul Berhikmat dan Berbagi. Peluncuran buku setebal 536 halaman yang ditulis oleh 39 penulis dari kalangan GMIT itu, dilakukan dalam rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) GMIT ke- 70 dan 500 Tahun Reformasi Peluncuran buku dimaksud, ditandai dengan kegiatan bedah buku yang diselengarakan di Gereja GMIT Gloria Kayu Putih