Sikka  

Diduga Aniaya Warga, Oknum TNI di Sikka Diperiksa PM

ilustrasi aniaya
Ilustrasi Aniaya

EXPONTT.COM – Personel Penyidik Detaseman Sub Polisi Militer IX 1-1 Ende, memeriksa seorang anggota TNI-AD yang bertugas di Kodim 1603 Kabupaten Sikka.

Oknum anggota TNI-AD tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap warga saat melakukan pengamanan pemasangan pilar di Dusun Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 18 Januari 2022.

Dilansir dari medcom.id, Dandim 1603 Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar membenarkan pemeriksaan terhadap anggotanya yang diperiksan penyidik PM.

Baca juga: Keterangan Randy Janggal, Keluarga Minta Polda NTT Otopsi Ulang Astri dan Lael

Ia mengungkapkan, pemeriksaan tersebut terkait dugaan pemukulan terhadap salah satu warga saat melakukan pengamanan pemasangan pilar.

Baca juga:  NasDem NTT Sampaikan Pernyataan Sikap Tanggapi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”

“Kasus ini kita sudah limpahkan. Saat ini anggota kita sudah diperiksa dan ditangani oleh penyidik Detasemen Sub Polisi Militer IX 1-1 Ende,” papar dia, Rabu, 19 Januari 2022.

Diproses sesuai aturan militer

Ia menambakan, korban dan pelaku sudah berdamai di Makodim Sikka pada Selasa malam, 18 Januari 2022. Meski begitu, Jafar menambahkan, anggotanya akan tetap diproses sesuai aturan militer.

Baca juga: Timbun 9,1 Ton Minyak Tanah, 5 Warga Labuan Bajo Ditangkap Polisi

“Saya minta bantuan teman-teman media untuk sampaikan kepada masyarakat bahwa anggota kita yang melakukan dugaan pemukulan itu kita sudah limpahkan ke Detasemen Sub Polisi Militer IX 1-1 Ende untuk diproses lebih lanjut,” paparnya.

Baca juga:  Gubernur NTT Periksa Pajak dan Kelaikan Kendaraan Dinas

Ia juga mengingatkan kepada seluruh anggotanya yang bertugas di Kodim 1603 Sikka agar selalu bertindak humanis kepada masyarakat.

“Peristiwa ini tidak boleh terjadi lagi,” tegas dia.

Baca juga: Rudapaksa Seorang Gadis Berulang Kali Hingga Hamil, Kakek di Kupang Ditangkap Polisi

Sementara itu, Ketua Tim Penyidik Detasemen Sub Polisi Militer IX 1-1 Ende Sertu Rizky mengaku kedatangan timnya ke Kodim 1603 Sikka dalam rangka melakukan penyidikan.

Baca juga:  NasDem NTT Sampaikan Pernyataan Sikap Tanggapi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”

Selain itu, juga mengambil keterangan korban dan saksi-saksi dalam kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI.

“Kita datang melakukan penyelidikan terhadap korban dan saksi-saksi. Selanjutnya kita melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang merupakan anggota oknum Kodim 1603 Sikka,” ujar dia.
medcom.id

Baca juga:Anggota DPRD Ende, Yani Kota Saling Memaafkan dengan Sonny Indraputra