Opini

Obyek Biaya Dan Cost Driven (Pemicu Biaya) Dalam Pendidikan

Oleh : Dra. Agustina Henukh, M.Pd Mahasiswa S3 Universitas Negeri Semarang Pertanggungjawaban dan perhatian manajemen bervariasi, tergantung pada bentuk dan sifat organisasi serta obyek biayanya. Obyek biaya merupakan suatu aktivitas di mana biaya diakumulasikan. Seorang manajer professional dalam pendidikan akan dapat mengakumulasikan biaya karena dia mengetahui aktivitas yang secarayang secara minimal ataupun maksimal dalam kegiatan proses pendidikan yang menyangkut: Produk atau kelompok produk yang saling berhubungan, jasa, bagian sumber daya

Ratna Sarumpaet dan Bukti Kepanikan Rasio

Oleh: Rudi Haryatno Tinggal di Seminari Petrus van Diepen, Aimas, Sorong-Papua Barat   Di tengah hiruk pikuk menangani korban gempa dan tsunami di Palu, Gili dan Donggala, sebuah berita hoaks terbaru mempublik. Ratna Sarumpaet (selanjutnya RS) dengan berberapa tokoh politik bangsa (dari kubu oposisi) menjadi pengasal kabar bohong itu. “RS dikeroyok sampai bonyok oleh tiga orang tak dikenal di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September lalu,”setidaknya seperti itulah substasi

Membaca Hoaks Ratna Lewat Hegel

Erwin Bastian Oleh: Erwin Bastian Mahasiswa STFK Ledalero   G. W. F. Hegel pernah menemukan sebuah gagasan filosofis tentang dunia melalui beberapa karyanya seperti Fenomenologi Roh (1807), Persiapan Filsafat, Ilmu Logika (1808), Ensiklopedi Ilmu-Ilmu Filsafat (1818), Garis-Garis Besar Filsafat Hukum (1821) dan Filsafat Sejarah, Estetika, Filsafat Agama, Sejarah Filsafat. Maksud utama karya Hegel untuk memahami secara rasional dunia dan sejarah lewat konstruksi suatu sistem yang secara mutlak logis tentang pemahaman

Gubernur Tidak Berwenang Hentikan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

  Oleh: Edi Hardum Praktisi hukum dan penulis buku “Perdagangan Manusia Berkedok Pengiriman TKI”. (Foto: Dok. Pribadi)   Pada Kamis, 6 September 2018, sehari setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat mengeluarkan pernyataan bahwa di hari pertama berkantor, ia melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri dan izin pertambangan. Pernyataan yang berisi janji ini, bagus. Betapa tidak, dua hal

NTT: Nusa Terus Trafficking

♦ Catatan : tulisan ini dibuat dalam rangka memperingati Hari anti perdagangan orang sedunia yang diperingati setiap tanggal 30 Juli 2018 Oleh: Greg R. Daeng Direktur Advokasi J-RUK Kupang   SEJAK tahun 2014 lalu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditabiskan sebagai provinsi “juara” kasus perdagangan orang. Korban yang berasal dari Provinsi ini terbilang cukup banyak yakni 7.193 orang. Tecatat 82% dari jumlah tersebut adalah perempuan dan anak-anak, sementara 18% sisanya

Hardiknas dan derita Guru Honorer di NTT

Catatan Kopong Bunga Lamawuran   PENGALAMAN saya bersentuhan secara langsung dengan nasib guru honorer dimulai pada awal tahun 2017. Waktu itu saya memutuskan berhenti bekerja pada sebuah sekolah swasta di Kota Kupang dan pulang ke tanah kelahiran, Desa Watoone, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Saya berjumpa kembali dengan seorang sahabat lama, Lamen (27, bukan nama sebenarnya). Lamen adalah lulusan Universitas PGRI NTT, dan betapa setengah matinya dia sewaktu mencari pekerjaan

Pilkada NTT dan Politik Mamalia

Oleh Jonatan A. Lassa*   NTT krisis kepemimpinan publik! Begitu banyak pejabat, begitu sedikit pemimpin. Energi kita habis membahas ritus-ritus politik berbiaya mahal. Kepejabatan dianggap lebih penting dari kepemimpinan. Beberapa intelektual Republik maupun NTT bertanya: mengapa skala ekonomi Pilkada NTT yang menyentuh Rp. 0.5 triliun (Rp. 500an milyar) hanya sekedar menghasilkan pejabat publik tanpa kepemimpinan publik soal yang memadai? Sebagai misal, publik Kota Kupang mengeluh dan bertanya: mengapa untuk mengatasi

Perdagangan Manusia Dan Korupsi Di NTT

Oleh : Wahyu Susilo Peristiwa itu terjadi hampir bersamaan waktunya: akhir pekan minggu kedua Februari 2018. Di Surabaya, Marianus Sae, Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, sekaligus calon Gubernur NTT, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan suap untuk sejumlah proyek di Ngada. Di Bukit Mertajam, Pulau Penang Malaysia, Adelina Lisao, perempuan 21 tahun asal Timor Tengah Selatan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia, ditemukan tak berdaya di emperan